Senin, 27 Februari 2012

Tips Mengatasi Masalah Cat Dinding Pada Rumah Anda


Masalah pada cat dinding rumah kita sebenarnya tidak mengganggu secara struktural, tetapi lama-lama mata kita akan terasa risih dengan masalah yang satu ini. Belum lagi masalah ini selalu kambuh dalam jangka waktu yang tidak lama setelah kita melakukan pengecatan ulang.
Perlu kita ketahui bahwa cat mengandung beberapa jenis bahan yang membentuknya, antara lain :
1.bahan pengikat (binder), berfungsi mengikat antar komponen cat.
2.bahan pewarna (pigmen), terdiri dari dua komponen pewarna dan pengisi (filler).
3.bahan pengencer/ pelarut (solvent).
4.bahan tambahan (additive), yang berfungsi meningkatkan kualitas cat.
Berikut masalah yang sering dijumpai pada cat dinding :
WARNA CAT BELANG
Warna cat belang membentuk pola basah pada dinding atau warna cat tampak pudar sebagian.
Penyebab :
1.Terjadi rembesan pada dinding yang disebabkan oleh naiknya permukaan air tanah (kapilaritas). Bisa juga karena ada kebocoran pada titik sumber air, seperti bak mandi atau pipa air atau talang air hujan.
2.Kadar alkali yang cukup tinggi pada bahan material penyusun dinding.
Solusi karena rembesan air :
1.Perbaikan sumber kebocoran, baik karena pecahnya pipa air atau bocornya bak mandi.
2.Kupas plesteran dan ganti dengan plester jenis trasram.
3.Tunggu beberapa saat sambil memonitor tingkat kelembaban dinding.
4.Setelah yakin tidak ada rembesan lagi, lakukan pengecatan ulang.
Solusi karena kadar alkali :
1.Kupas/ ampelas lapisan cat dan bersihkan dengan kain lap bersih dan kering.
2.Beri lapisan cat dasar jenis alkali killer atau anti alkali.
3.Setelah kering lakukan pengecatan ulang pada satu bidang.
CAT MENGGELEMBUNG
Ukuran gelembung kecil-kecil dan berjumlah banyak, adapula beberapa yang berukuran besar dan biasanya yang satu atau dua buah.
Penyebab :
1.Pada pekerjaan pengecatan ulang, lapisan cat yang masih basah biasanya akan membentuk gelembung-gelembung kecil.
2.Untuk dinding yang mengalami kebocoran, air dapat mengalir melalui rongga di bawah permukaan cat (lapisan film), sehingga membentuk gelembung yang berisi air.
3.Cat dinding jenis interior digunakan pada permukaan eksterior. Karena pengaruh cuaca akan menyebabkan gelembung.
Solusi perbaikan untuk gelembung kecil :
1.Perbaiki ventilasi ruangan agar udara dan suhunya mencukupi untuk membuat cat kering sentuh.
2.Gelembung tersebut jangan dipegang karena dapat pecah dan meninggalkan bekas. Biarkan sampai lapisan permukaan kering betul.
Solusi perbaikan untuk gelembung besar :
1.Cari sumber kebocoran pada dinding. Kupas lapisan yang menggelembung.
2.Lapisi dengan plamur tembok.
3.Amplas permukaan dinding hingga rata.
4.Lakukan pengecatan ulang.
CAT DINDING MENGELUPAS
Lapisan cat terlihat retak lebar dan terangkat dari permukaan dinding.
Penyebab :
1.Umur dari permukaan cat yang sudah lama, menyebabkan daya lekat (adhesi) dari lapisan cat dan permukaan berkurang.
2.Pada waktu melakukan pengecatan ulang, tidak menggunakan cat dengan bahan sejenis, sehingga berbeda komposisi bahan penyusunnya menyebabkan dua lapisan cat tersebut tidak melekat.
Solusi karena kualitas cat yang berbeda :
1.Hentikan pengecatan.
2.Bersihkan cat yang mengelupas dengan kape dan sabun.
3.Lakukan pengecatan ulang.
Solusi karena umur cat :
1.Kupas lapisan cat yang tidak menempel.
2.Bersihkan permukaan kemudian plamur dinding tersebut.
3.Ampelas dan lakukan pengecatan ulang.
CAT DINDING BERKAPUR
Pada permukaan timbul butiran halus, dan lapisan cat menempel pada tangan sewaktu disentuh.
Penyebab :
Penggunaan cat dengan kandungan pigmen yang sedikit akan menimbulkan efek seperti ini. Biasanya terdapat pada cat dengan kualitas rendah.
Solusi :
1.Bersihkan lapisan cat yang berkapur.
2.Beri lapisan dasar khusus yang membuat butiran-butiran berkapur tesebut menempel.
3.Lakukan pengecatan ulang.