Rabu, 24 Agustus 2011

Studi: Kereta Dorong Depan Picu Stres Anak

Anak yang digendong secara tradisional menghadap ibu lebih mungkin terhindar dari stres.

menggendong bayi di depan (Daily Mail)

Para ibu masa kini semakin mudah untuk menggendong atau membawa buah hati mereka. Alat bantu menggendong (carrier) maupun kereta dorong (stroller) kerap digunakan tak hanya menghadap ke ibu, tapi juga dapat menghadap ke depan.

Sebuah penelitian menemukan, bayi yang digendong menghadap ke depan berakibat buruk pada pertumbuhan mereka. Riset yang dilakukan Universitas Dundee menemukan, anak-anak yang sering digendong menghadap depan cenderung mengalami naik turun dalam perkembangan dan membuat mereka menjadi orang dewasa yang cemas. Hal yang sama juga berlaku pada kereta dorong yang menghadap depan.

Studi menyebut, bayi merasa sulit untuk mendapat perhatian orang tua, dan jarang berbicara dengan orang tua mereka. Bayi akan lebih mungkin menderita stres dan terkadang bahkan mengalami 'trauma'. Sebaliknya, anak-anak yang digendong secara tradisional lebih mungkin tertawa, mendengarkan ibu serta tertidur sambil menghadap ibu atau penggendong menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah.

Dr Suzanne Zeedyk, seorang psikolog dan peneliti mengatakan, "Data kami menunjukkan bahwa bagi banyak bayi, kehidupan di kereta dorong adalah miskin percakapan dan menimbulkan stres. Bayi akan tumbuh menjadi seorang dewasa yang tertekan dan cemas," katanya seperti dikutip Daily Mail.

Profesor Catherine Fowler dari Universitas Sydney mengungkap, di usia sangat muda, anak-anak yang digendong menghadap depan akan langsung melihat kegiatan orang dewasa yang sibuk. "Bayangkan Anda diikat dalam sebuah benda dan tidak dapat mengalihkan pandangan dari situasi yang sangat ramai. Gendongan bayi dan kereta menghadap depan menciptakan situasi yang sangat stres."

Namun begitu, Robin Barker, seorang bidan dan Penulis 'Baby Love', mengatakan selama bayi dicintai dan diberi makan, cara menggendong bayi tidak akan berpengaruh buruk pada kesehatan bayi. Bagi bayi yang baru lahir memang dapat memengaruhi kesehatan, namun tidak berlaku pada bayi berusia lebih dari tiga bulan.

"Saya tidak berpikir ada masalah dengan membiarkan anak menlihat dunia sebelum berusia 12 bulan."

Waspada Kandungan Gula Pada Susu Anak

Penting memperhatikan kandungan gula tambahan pada susu anak.


Anak kelebihan berat badan (foodfacts.info/blog)

Selama ini Anda pasti menganggap susu adalah sumber nutrisi terbaik bagi buah hati. Tetapi, hati-hati saat memberikannya karena kandungan gula tambahan pada susu justru bisa berdampak buruk bagi kesehatannya kelak.


Salah satunya adalah obesitas pada anak di Indonesia yang saat ini jumlahnya kian meningkat. Hal ini diungkapkan oleh Dr. dr. Saptawati Bardosono MSc, ahli gizi dari Departemen Nutrisi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

"Hal yang jadi perhatian bukan hanya anak-anak Indonesia yang mengalami malnutrisi. Tetapi, menurut penelitian kami, yang baru saja dilakukan pada 2011 ini, presentase anak-anak obesitas di Indonesia terus meningkat," katanya dalam acara bincang-bincang "Kebaikan Kandungan Alami Susu dalam Setiap Tahapan Kehidupan Manusia" yang diselenggarakan oleh Fonterra di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu 24 Agustus 2011.

Dokter Saptawati mengungkapkan, salah satu pemicu kegemukan atau obesitas pada anak adalah mengonsumsi susu yang berkadar gula tinggi karena mengandung gula tambahan. Ironisnya, hal ini belum banyak diketahui para orangtua.

Seperti dilansir dari cekgula.com, gula tambahan adalah semua bahan gula yang ditambahkan dalam makanan dan minuman selama proses produksi, pengolahan atau sebelum konsumsi (yaitu gula yang tidak terdapat dalam makanan secara alami). Apapun bahannya, gula yang ditambahkan dalam makanan dan minuman pada dasarnya sama dari sudut pandang gizi.

Berikut ini adalah berbagai jenis gula yang kemungkinan ditambahkan ke dalam susu anak:
- Gula, glukosa, dekstrosa, fruktosa, sukrosa
- Sirup seperti sirup jagung (sirup jagung padat), sirup glukosa (sirup glukosa padat), sirup jagung tinggi fruktosa, sirup gandum
- Gula jagung
- Madu, bubuk madu

"Penambahan gula pada susu anak memang membuat rasa susu menjadi lebih enak. Tak heran anak-anak menjadi sangat menyukainya. Tetapi, jika kandungan gula pada susu sangat tinggi, kalorinya pun juga tinggi," kata dr. Saptawati.

Hal inilah yang bisa memicu obesitas pada anak dan meningkatkan risiko penyakit diabetes melitus di kemudian hari. Sebagai pencegahannya, sangat penting untuk membaca tabel informasi gizi pada kemasan susu.

Jika kandungan gula tambahan sangat tinggi, sebaiknya hindari memberikannya untuk buah hati. Lalu, ketahui juga kebutuhan gula anak dengan menghitungnya melalui kalkulator gula di cekgula.com.

Mengapa Wanita Lebih Cepat Beruban

Gen dan gaya hidup memengaruhi seseorang lebih cepat beruban.


Wanita beruban (realbollywood.com)

Rambut yang hitam legam akan berubah seiring bertambahnya usia menjadi abu-abu hingga putih alias beruban. Ada perbedaan diantara dua gender, pria dan wanita. Rambut wanita kerap lebih cepat beruban dari pada pria. Mengapa?


Sekelompok ilmuwan asal Inggris menemukan jawabannya. Sebuah penelitian skala besar menemukan bahwa gen serta gaya hidup wanita lebih cenderung menyebabkan rambut beruban. Hal ini berbeda dari teori sebelumnya bahwa tingkat uban pada seseorang bergantung pada faktor negatif seperti tingkat kesehatan, stres atau diet.

Para peneliti mempelajari lebih dari 200 saudara kembar identik dan non-identik berusia antara 59 hingga 81 tahun di Inggris. Kembar identik, yang berbagi gen yang sama mengalami kondisi rambut beruban yang identik pula.

Di sisi lain, kembar non-identik yang memiliki gen berbeda, memiliki tingkat uban yang berbeda.

Temuan yang dilakukan sebuah perusahaan perawatan rambut ini memperkuat kesimpulan bahwa perempuan beruban disebabkan sifat gen.

Menurut ahli, Anda tak dapat mengubah genetik dan pengaruhnya pada rambut. Namun, berbagai perawatan rambut yang sesuai kondisi tubuh dan kesehatan rambut akan memperlambat proses pemutihan rambut.

Mengapa Wanita Lebih Cepat Beruban

Gen dan gaya hidup memengaruhi seseorang lebih cepat beruban.


Wanita beruban (realbollywood.com)

Rambut yang hitam legam akan berubah seiring bertambahnya usia menjadi abu-abu hingga putih alias beruban. Ada perbedaan diantara dua gender, pria dan wanita. Rambut wanita kerap lebih cepat beruban dari pada pria. Mengapa?


Sekelompok ilmuwan asal Inggris menemukan jawabannya. Sebuah penelitian skala besar menemukan bahwa gen serta gaya hidup wanita lebih cenderung menyebabkan rambut beruban. Hal ini berbeda dari teori sebelumnya bahwa tingkat uban pada seseorang bergantung pada faktor negatif seperti tingkat kesehatan, stres atau diet.

Para peneliti mempelajari lebih dari 200 saudara kembar identik dan non-identik berusia antara 59 hingga 81 tahun di Inggris. Kembar identik, yang berbagi gen yang sama mengalami kondisi rambut beruban yang identik pula.

Di sisi lain, kembar non-identik yang memiliki gen berbeda, memiliki tingkat uban yang berbeda.

Temuan yang dilakukan sebuah perusahaan perawatan rambut ini memperkuat kesimpulan bahwa perempuan beruban disebabkan sifat gen.

Menurut ahli, Anda tak dapat mengubah genetik dan pengaruhnya pada rambut. Namun, berbagai perawatan rambut yang sesuai kondisi tubuh dan kesehatan rambut akan memperlambat proses pemutihan rambut.

Awas, Sampo Bisa Bikin Gemuk

Terdapat senyawa kimia dalam sampo yang berkontribusi pada meningkatnya berat badan.


Wanita Gemuk (corbis.com)

Semua dokter dan ahli gizi pasti setuju kalau kunci agar terhindar dari kegemukan adalah diet seimbang dan olahraga. Tetapi, menurut penelitian terbaru ada hal lain yang juga memegang peranan penting, yaitu penggunaan produk kecantikan.

Temuan oleh tim peneliti dari Mount Sinai Medical Center di New York, mengindikasikan kalau phthalates, senyawa kimia yang banyak terdapat di produk kecantikan, berkontribusi pada meningkatnya berat badan. Phthalates ini diketahui bisa jadi 'penggangu endokrin' dan sebisa mungkin harus dihindari.

Faktanya, phthalates terdapat di hampir 70 persen sampo, kosmetik dan sabun. Dari penelitian diketahui, senyawa kimia tersebut bisa mengganggu sistem alami pengontrol berat badan.

Itu karena, phthalates yang menganggu sistem endokrin, berdampak pada hormon dan kerja kelenjar yang memproduksinya. Peneliti juga memperingatkan senyawa lain yang berbahaya yaitu Bisphenol-A. Substansi ini terdapat pada banyak kemasan wadah plastik, bisanya terdapat di bawah wadah dan ditandai dengan nomor 7

Maida Galvez, salah satu peneliti yang merupakan dokter anak, melakukan analisis pada 330 anak di East Harlem. Ia dan tim penelitinya berusaha mengetahui bagaimana paparan phthalates berhubungan dengan bobot tubuh seseorang.

"Meskipun paparan zat kimia tersebut hanya sedikit berperan pada obesitas, setidaknya bisa dihindari," kata Galvez, seperti dikutip dari Daily Mail.

Untuk menghindari paparan phthalates, dr. Galvez menyarankan untuk memilih produk kecantikan organik atau fragrance-free. Tim dari Mount Sinai, menemukan secara pararel dari penelitian pada 2002, yang menemukan hubungan antara obesitas dengan paparan zat kimia sehari-hari. Bahkan, peneliti dari Stirling University di Skotlandia, menyebut Bisphenol A dan phthalates sebagai 'kalori kimia'.

"Perdebatan seputar obesitas telah berubah secara signifikan selama beberapa dekade terakhir. Ini karena produksi eksponensial dan penggunaan bahan sintetis organik dan senyawa kimia anorganik," kata Paula Baillie-Hamilton, kepala peneliti.

Kenali Bahaya Kolesterol Jahat

Kolesterol jahat adalah faktor utama pemicu kematian mendadak akibat penyakit jantung.


Serangan jantung (heartattacktreatmenttips.com)

Jantung koroner merupakan salah satu pembunuh paling ditakuti di seluruh dunia. Penyakit ini mulai menyerang mereka yang berusia produktif. Sebanyak 80 persen pengidapnya meninggal secara mendadak, dan 50 persen meninggal tanpa gejala sebelumnya.


Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr. P. Tedjasukmana, SpJP, mengatakan, angka kematian akibat akibat penyakit jantung di Indonesia mencapai 26 persen. Itu terjadi ketika pembuluh darah koroner mengalami penyempitan akibat kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) yang mengendap.

Menurutnya, kolesterol jahat adalah faktor risiko utama penyebab penyakit jantung koroner. Karenanya, kadar kolesterol dalam darah harus terkontrol agar tak memicu penyakit kardiovaskuler.

"Jika LDL kolesterol berlebih dan menumpuk dalam pembuluh darah dapat mengakibatkan penyakit jantung koroner dan stroke, bahkan kematian mendadak," katanya saat talkshow 'Pfizer 3 Ring Peduli Kolesterol' di Fitness First, Senayan City, di Jakarta.

Untuk itu, penting menerapkan pola hidup sehat untuk mengontrol kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Lakukan tiga pendekatan: olahraga secara teratur, pola makan sehat, dan mengecek kadar kolesterol secara teratur.

“Jika seseorang telah memiliki kadar kolesterol yang tinggi, di samping wajib melakukan perubahan pola hidup sehat, maka obat golongan statin tidak hanya efektif menurunkan kadar kolesterol darah, tapi juga efektif menurunkan kematian dan peningkatan penyakit kardiovaskuler,” katanya.

Waspadai Nyeri Dada Lebih Dari 15 Menit

Ini ciri-ciri utama serangan jantung.


Serangan jantung

Sering merasakan nyeri di dada? Jangan anggap remeh jika rasa sakit itu menyerang lebih 15 menit. Bisa jadi, itu gejala awal serangan jantung yang jika dibiarkan bisa menimbulkan kematian mendadak.


Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr. P. Tedjasukmana, SpJP, mengatakan, nyeri di dada lebih dari 15 menit merupakan karakteristik utama serangan jantung.

“Sakitnya biasanya terjadi di belakang tulang dada, seperti tertekan benda berat, rasanya juga bisa seperti ditusuk-tusuk dan biasanya disertai dengan gangguan pernapasan, keringat dingin, berlangusng lebih dari 15 menit dan nyerinya semakin hebat,” ujarnya dalam talkshow 'Pfizer 3 Ring Peduli Kolesterol', di Jakarta, Sabtu, 2 Juli 2011.

Dr. Tedja menambahkan, ciri nyeri di dada yang merupakan gejala serangan jantung tersebut biasanya muncul tiba-tiba di tengah aktivitas fisik, seperti olahraga.

Namun, gejala itu paling mudah terdeteksi pada pria dewasa. Mereka yang berusia 72 tahun ke atas dan wanita lebih sulit mendeteksi gejala tersebut. Sebab, rasa sakit yang menyerang seringkali lebih samar dan cenderung tak terasa kuat.

Menurutnya, manifestasi serangan jantung juga bisa sama seperti serangan sakit lambung, tapi karakteristik utamanya adalah nyeri dada, pucat dan sesak napas. Karenanya, ia meminta masyarakat selalu waspada dengan gangguan sekecil apapun di area kardiovaskuler.

"Semakin cepat pergi ke dokter, masalah ini akan semakin mudah diobati. Jangan tunda terlalu lama untuk pergi ke dokter. Semakin lama kerusakan, risiko kematian lebih tinggi,” katanya.

Kacang Terbaik untuk Penderita Diabetes

Mengonsumsinya setiap hari bisa mencegah diabetes dan mengontrol gula darah.


Kacang Almond (inmagine.com)

Penyakit diabetes sebagian besar dipicu karena gaya hidup yang tidak sehat. Untuk mencegah dan mengontrolnya, ada cara mudah yang bisa Anda lakukan, yaitu mengonsumsi kacang almond setiap hari secara teratur.

"Mengonsumsi kacang almond bisa mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan sensitivitas insulin. Sehingga, bisa mengurangi risiko diabetes," kata Ritesh Gupta, kepala operasi klinis di Fortis C-Doc Hospital, seperti dikutip dari Times of India.

Diabetes terjadi karena seseorang kekurangan hormon insulin yang berfungsi mengontrol kadar gula dalam darah. Gejalanya adalah sakit kepala, seringkali haus terutama pada malam hari dan buang air kecil berlebihan.

"Segenggam kacang almond mengandung 164 kalori dan 7 miligram protein, yang membuat Anda kenyang lebih lama dan membantu mengontrol hasrat makan. Almond juga membantu pembentukan tulang kuat pada anak," kata Gupta.

Penelitian yang dilakukan tim dari University of Medicine and Dentistry of New Jersey, West Chester University, Pennsylvania, dan Loma Linda University of California, juga menunjukkan konsumsi kacang almond secara teratur bisa mengontrol diabetes.

"Diet yang terdiri dari 20 persen kalori, seperti konsumsi kacang almond selama 16 minggu, secara efektif bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlihatkan perbaikan klinis signifikan level kolesterol LDL pada orang dewasa dengan pra-diabetes," tulis peneliti.

Cara Efektif Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Risiko penyakit jantung bisa dikurangi hampir 50 persen dengan cara ini.


Penyakit Jantung (inmagine.com)

Sebanyak 80 persen pengidap penyakit jantung meninggal secara mendadak, dan 50 persen meninggal tanpa gejala sebelumnya. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja, bukan tergantung usia atau jenis kelamin.

Penyakit jantung memang salah satu penyakit mematikan karena gejalanya seringkali tidak dirasakan. Untuk mengurangi risiko penyakit ini, ternyata ada cara mudah dan efektif.

Seperti dilansir dari FourGreenSteps.com, menurut penelitian yang dilakukan tim dari Maharishi University of Management, meditasi selama dua puluh menit dua kali sehari, bisa menurunkan riisiko penyakit jantung hingga hampir 50 persen. Penelitian ini melibatkan 201 pria dan wanita yang berusia rata-rata 59 tahun.

Mereka mengalami penyempitan pembuluih arteri. Semuanya menjalani pengobatan medis untuk mengatasi penyempitan tersebut. Setengah dari responden kemudian diminta melakukan meditasi.

Setelah lima tahun peneliti menemukan risiko stroke dan kematian pada responden yang secara teratur melakukan meditasi berkurang hingga 47 persen. Tekanan darah pun menurun sebanyak lima poin.

Mereka juga mengalami pengurangan yang signifikan dalam hal stres psikologis yang diukur melalui tes psikologi standar. Jadi, lakukanlah meditasi secara teratur setiap hari. Bukan hanya berdampak positif bagi kesehatan fisik tetapi juga psikis.

Empat Hal Pemicu Migrain

Penting untuk mengetahui apa penyebab utama sakit kepala sebelah.


Migrain (dok. Corbis)

Sakit kepala sebelah atau biasa dikenal dengan istilah migrain merupakan gangguan yang banyak diderita perempuan. Bagi seseorang yang mengalami migrain, makanan tertentu, aroma parfum yang menyengat, kedip lampu, dan perubahan cuaca serta faktor lingkungan lainnya dapat memicu terjadinya serangan.


Tapi, tidak semua orang memiliki pemicu yang sama. Tidak setiap waktu pula serangan migrain bisa terjadi. Ada empat hal yang perlu Anda tahu, bisa memicu terjadinya migrain. Seperti dilansir dari dari laman Shine, berikut empat hal pemicu migrain.

1. Makanan

Keju matang seperti cheddar, emmentaler, stilton, brie, dan camembert serta cokelat bisa menjadi pemicu utama terjadinya migrain. Berdasarkan informasi dari National Headache Foundation, makanan yang diasinkan, makanan yang difermentasi, makanan mengandung nitrit atau nitrat (ham, hot dog), makanan dengan kandungan monosodium glutamat (MSG) tinggi termasuk kecap, pelunak daging serta garam juga bisa menjadi pemicu terjadinya migrain.

Sour cream, kacang-kacangan, selai kacang, kacang polong, kismis, pepaya, avokad, plum merah, buah jeruk, minuman berkafein seperti teh, kopi, atau cola, serta alkohol (termasuk anggur merah dan bir) juga jadi pencetus serangan migrain.

2. Haid

Bagi banyak perempuan, siklus menstruasi merupakan pemicu utama. Serangan migrain biasanya terjadi beberapa hari sebelum atau selama periode menstruasi. Tapi, bisa juga serangan ini terjadi saat ovulasi. Penurunan estrogen diyakini sebagai pemicunya. Apalagi, bagi perempuan yang mendekati masa menopause, kadar estrogen yang berfluktuasi juga dapat memicu peningkatan migrain.

3. Lingkungan

Parfum yang kuat merupakan pemicu langsung terjadinya migrain bagi beberapa orang. Lampu yang berkedip bahkan layar film di teater yang gelap atau sinar matahari juga bisa menyebabkan terjadinya migrain.

4. Stres

Pemicu migrain yang paling umum adalah stres. Penderita migrain dianggap sangat responsif secara emosional. Kecemasan, khawatir, syok, dan kesedihan semua dapat melepaskan zat kimia otak tertentu yang menyebabkan sakit kepala migrain.

Untuk mencegah serangan migrain, jangan pernah berusaha menghindari pemicunya. Ingatlah bahwa pemicu migrain tidak sama untuk semua orang. Belum tentu makanan tertentu atau situasi stres menjadi pemicu migrain buat Anda. Cobalah mencatat dalam buku harian, sakit kepala yang dialami untuk membantu mengidentifikasi apa penyebabnya.

"Saya tidak meminta pasien berusaha menghindari pemicu migrain. Saya hanya menginstruksikan pada mereka, harus segera menyadari hal-hal yang menjadi penyebabnya,” kata Larry Newman, MD, direktur dari Institut Headache di St Luke's-Roosevelt Hospital Center di New York City.

Efek Mematikan Duduk Terlalu Lama di Kantor

Duduk selama berjam-jam tanpa jeda bisa memicu penggumpalan darah yang berbahaya.

lelah bekerja (inmagine)

Berapa lama Anda menghabiskan waktu duduk di depan meja kantor dalam sehari? Sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa duduk selama berjam-jam tanpa jeda bisa memicu penggumpalan darah yang berbahaya bagi kesehatan atau Deep Vein Thrombosis (DVT)

Penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal itu menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan duduk lama setiap hari memiliki risiko tiga hingga empat kali lipat mengalami DVT dibandingkan mereka yang memiliki aktivitas dengan banyak gerak.

Mereka yang duduk dalam posisi hampir tak bergerak selama kurun waktu lama memiliki risiko tertinggi. Mereka umumnya para pekerja yang banyak menghabiskan waktu di depan layar komputer. Tanpa sadar, mereka cenderung membatu sembari bekerja menatap layar komputer.

"Jika Anda duduk selama 90 menit atau lebih di meja, aliran darah di belakang lutut Anda berkurang sebesar 50 persen, secara signifikan meningkatkan kemungkinan DVT," kata Profesor Beverley Hunt, konsultan hematologi Guy’s & St Thomas’ Hospitals, London, Inggris.

Profesor Hunt mengatakan, kondisi tubuh yang tanpa gerak akan memicu penggumpalan darah, terutama di area kaki. Yang bahaya adalah ketika gumpalan darah ini menjalar ke area tubuh lain dan menyumbat aliran darah ke paru-paru. Tak hanya sesak napas, tapi juga memicu sakit dan batuk darah yang berujung fatal.

Penelitian itu bukan hanya permainan data medis. Dari sejumlah contoh kasus yang muncul, ada Rebecca Kain, wanita 26 tahun yang meninggal setelah dokter mendiagnosisnya terserang DVT. Sebelumnya, eksekutif pemasaran asal Nottinghamshire itu kerap mengeluh nyeri otot di tengah aktivitas kerja yang menuntutnya duduk lama setiap hari.

Profesor Hunt memeringatkan pentingnya mengambil istirahat secara teratur setiap jam di sela-sela aktivitas kerja. Cukup bangun, memutar pergelangan kaki, meregangkan otot betis dan berjalan kaki sejenak, misalnya pergi ke toilet. Cara sederhana tapi bisa menyelamatkan nyawa Anda dari ancaman penyakit berbahaya.

Manjakan Otak dengan Coklat

Cokelat juga mengeluarkan bahan sejenis opium yang menyebabkan perasaan senang.


Coklat

Anda selalu butuh kopi setiap pagi? Coklat selalu membuat Anda merasa lebih baik? Itu karena makanan dan minuman tersebut berdampak langsung pada otak Anda.


Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim dari Ohio University, Amerika Serikat, seperti narkotika, makanan dan bumbu tertentu bisa 'memanjakan' otak Anda dan berdampak langsung pada perasaan.

"Perbedaan apa yang disebut obat dan apa yang disebut makanan sebenarnya tidak jelas. Bahan alami juga bisa jadi obat," kata Gary Wenk, profesor di Ohio State University and Medical Center dan penulis buku 'Your Brain on Food', seperti dikutip dari Times of India.

Makanan yang dikonsumsi menstimulasi otak dengan cara yang berbeda. Ketika makanan merangsang pelepasan zat kimia seperti dopamin dan serotonin, maka akan membuat perasaan lebih tenang. Di sisi lain, kurangnya asam amino tertentu dapat menyebabkan depresi dan pada kasus yang berat, kegilaan.

Pikiran yang fokus dan tenang setelah mengonsumsi coklat atau kopi bukan hanya disebabkan oleh kafein, tetapi juga oleh serbuan dopamin yang memicu reseptor kesenangan di otak. Cokelat juga mengeluarkan bahan sejenis opium yang menyebabkan perasaan senang. Senyawa ini juga terdapat dalam ganja.

Bukan hanya coklat yang bisa membuat tenang, kentang pun bisa menimbulkan perasaan damai. Itu karena mengonsumsi kentang membuat tubuh melepaskan glukosa dalam darah. Efeknya seperti ketika seorang bayi minum susu hangat.

Tetapi, tak selamanya makanan yang baik untuk otak dan perasaan juga baik untuk tubuh. Seperti kandungan gula pada kentang, jika dikonsumsi secara berlebihan bisa meningkatkan risiko diabetes.

Jadi, jika ingin merasa tenang, 'tipu' saja otak dan manjakan diri dengan mengonsumsi kentang atau coklat. Tapi ingat, jangan berlebihan.

Selasa, 23 Agustus 2011

9 Teknik Untuk Berhenti Berfikir Negatif


Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut…

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.

Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:

1. Hidup di saat ini.
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.

4. Jangan berdiam diri.
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus pada hal-hal positif.
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah’ atau ‘makan sore hari ini menakjubkan’. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.

7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi…’. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

Jumat, 19 Agustus 2011

'Angin Duduk' Gejala Sakit Jantung

Mayoritas pasien mengalami serangan jantung dengan gejala awal menyerupai masuk angin.

jantung (dok. Corbis)

Anda mungkin kerap mendengar istilah 'angin duduk' untuk menggambarkan sakit mendadak yang ditandai keringat dingin, pusing, dan sulit bernapas. Mirip gejala masuk angin. Bahayakah kondisi ini?


“Angin duduk, selain seperti masuk angin, sering terasa seperti sedikit flu, dan ada rasa tidak nyaman di dada. Ini sebenarnya adalah gejala serangan jantung, namun orang awam banyak menyebutnya dengan sebutan, angin duduk,” kata Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr. P. Tedjasukmana, SpJP, di Jakarta.

Berdasar penelitian beberapa dokter melalui teknik wawancara, 60 persen pasien menyatakan bahwa mengalami serangan jantung dengan gejala awal menyerupai masuk angin.

Dr Tedja mengatakan bahwa banyak pasien penyakit jantung kerap terlambat mendapat penanganan karena mengacuhkan gejala yang muncul. Mereka menahan diri ke rumah sakit dan memberikan penanganan sendiri layaknya orang masuk angin, seperti kerik.

Setelah dikerik mungkin mereka merasa lebih sehat, namun sesungguhnya itu berisiko menyebabkan kematian mendadak. “Bukan akibat kerikannya mereka meninggal secara mendadak, tapi, serangan jantung yang lebih lama mendapatkan pertolongan medis, semakin luas menyebabkan kerusakan jantung dan risiko kematian semakin tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung, salah satunya adalah kolesterol. Untuk itu, selalu dianjurkan agar melakukan pola hidup sehat sejak dini, mengonsumsi makanan sehat seimbang, melakukan olahraga teratur dan rajin melakukan cek kesehatan ke dokter.

“Rekomendasinya, setiap orang yang memasuki usia dewasa disarankan untuk melakukan cek total kolesterol, LDL kolesterol, HDL kolesterol dan trigliserida selama lima tahun sekali, tapi untuk usia 35 tahun ke atas lakukan pemeriksaan setiap satu tahun sekali, jika tidak memiliki kelainan,” katanya.

Hati-hati, Perjalanan Bisnis Bisa Bikin Gemuk

Perjalanan bisnis yang Anda lakukan bukan hanya membuat berat badan naik drastis.

Wanita Gemuk (corbis.com)

Anda termasuk orang yang sibuk dan sering melakukan perjalanan bisnis? Berhati-hatilah. Pasalnya, seorang dokter dari Amerika Serikat, menemukan bahwa seringnya melakukan perjalanan bisnis dapat membuat Anda mengalami penuaan dini dan obesitas.

Dalam Science Journal, peneliti menuliskan bahwa perjalanan bisnis mengarah pada penurunan kesehatan secara signifikan, jika seseorang menghabiskan lebih dari dua minggu dalam sebulan di tempat lain. Hal ini tercermin dalam peningkatan berat badan secara drastis, meningkatnya indeks tekanan darah, dan penurunan secara umum pada kondisi kesehatan.

Seperti dilansir dari Genius Beauty, para ahli telah mempelajari catatan medis dari 13 ribu pekerja Amerika. Terdapat 80 persen pekerja yang menghabiskan setidaknya satu hari dalam sebulan untuk melakukan perjalanan bisnis dan satu persen diantara mereka menghabiskan sampai 20 hari dalam sebulan.

Analisis menunjukkan bahwa kesehatan pekerja yang menghabiskan setengah bulan untuk melakukan perjalanan bisnis, lebih buruk. Hal itu dibandingkan pekerja yang hanya menghabiskan satu hingga enam hari per bulan.

Namun, apa hubungan antara perjalanan bisnis dengan kesehatan? Hal ini dapat dijelaskan dengan dua argumen.

Pertama, 81 persen perjalan bisnis dilakukan dengan menaiki kendaraan yang membuat para pekerja harus duduk dalam jangka waktu yang lama. Kedua, dalam perjalanan itu, biasanya mereka akan kekurangan asupan nutrisi. Padahal, untuk dapat tetap fit, mereka harus makan dan minum tepat waktu.

Jadi, jika Anda termasuk pekerja yang sering melakukan perjalanan bisnis, jangan lupa untuk selalu membawa makanan-makanan kecil bernutrisi. Lakukan juga gerakan-gerakan kecil saat duduk dalam kendaraan.

Senin, 15 Agustus 2011

Novel Romantis Picu Gangguan Seks dan Emosi

Cinta romantis membuat wanita terbuai dan memimpikan merasakan hal serupa.

Wanita baca novel (She Knows)

Sebagian besar wanita pasti menyukai sebuah cerita fiksi romatis. Pertemuan dengan seroang pria impian, jatuh cinta, menghadapi cobaan dalam hubungan dan berakhir dengan kebahagiaan selamanya.


Kisah cinta romantis yang telah ada sejak abad ke-18 terbukti masih disukai wanita hingga sekarang. Cinta romantis membuat gadis remaja hingga dewasa terbuai dan memimpikan merasakan hal serupa.

Sebuah penelitian dalam Jurnal Medis di Inggris menemukan, novel romantis merupakan ancaman tak terlihat bagi kesehatan seksual dan emosional wanita.

"Jika pembaca percaya cerita yang ditawarkan fiksi romantis, mereka akan mengalami masalah," kata penulis dan konselor hubungan asal Inggris, Susan Quilliam seperti dikutip News. Menurutnya, kisah cinta di novel terlalu romantis dan kerap sangat jauh dari kenyataan yang ada. Sehingga, wanita merasa tak puas dengan kehidupan yang mereka alami.

Dalam survei yang dimuat dalam Jurnal Keluarga Berencana dan Perawatan Kesehatan Reproduksi, ia menemukan, novel romantis dan erotis kerap mempromosikan hubungan seksual yang sebenarnya tak diinginkan wanita. Novel ini juga kadang berisi hubungan seks tak sehat, seperti tidak menggunakan kondom.

"Dan, pembaca seringkali menirunya karena tidak ingin melakukan hal yang bertentangan dengan kisah di novel."

Bahkan, fiksi romantis juga menyajikan kekerasan seksual, sering dilengkapi karakter ibu tunggal, pria kasar, atau mitra yang melakukan kekerasan. Kerap kali, fiksi romantis juga menyajikan ketidak puasan seksual wanita akibat naik-turunnya hubungan.

"Kami ingin wanita menyadari apa yang mereka inginkan daripada harus diberitahu. Kami mengingatkan, bahwa melakukan hubungan seksual bukanlah hal yang membuktikan kekuatan hubungan," ujarnya.

Menurut Quilliam, novel romantis merupakan fiksi paling digemari pembaca wanita. Sebagian wanita bahkan membaca 30 judul novel romantis sebulan.

Studi: 1.400 Bakteri Bersemayam di Pusar

Beberapa di antaranya cukup membuat bergidik karena hanya ditemukan di tanah di Jepang.


pusar (doc.Corbis)

Seberapa sering Anda meluangkan waktu untuk membersihkan pusar? Studi yang dilakukan North Carolina State University mengungkap bahwa setidaknya ada 1.400 jenis bakteri yang bersembunyi di pusar manusia. Bahkan, beberapa di antaranya mungkin belum terdeteksi sebelumnya.


Seperti dikutip dari laman news.com.au, penelitian yang dilakukan para ahli mikrobiologi itu melibatkan 95 sukarelawan, dengan berbagai kebiasaan merawat pusar.

Peneliti meminta para sukarelawan menempelkan lintingan kapas panjang di dalam pusar. Dalam sehari, mereka meminta sukarelawan menekan dan memutar kapas itu di pusar.

Selanjutnya, para peneliti mengambil kapas-kapas itu dan menempatnya dalam sebuah botol yang telah diberi nama masing-masing sukarelawan. Kapas itu dibiarkan di dalam botol untuk melihat pertumbuhan bakteri yang terjadi secara natural.

Hasilnya, peneliti menemukan sekitar 1.400 jenis bakteri dalam kapas-kapas itu. Setelah membandingkannya dengan jenis bakteri yang ada, 80 persen di antaranya teridentifikasi sebagai jenis bakteri yang cukup umum, seperti bakteri yang kerap memicu gangguan kulit.

Meski demikian, jumlah bakteri di setiap pusar tidak sama, tergantung seberapa sering sukarelawan tersebut membersihkan pusarnya.

Peneliti tidak menemukan koloni bakteri di pusar jurnalis New Science, Peter Aldhous. Ini mungkin lantaran Peter rutin membersihkan pusarnya. Sementara penulis studi ilmiah, Carl Zimmer, menyimpan sekitar 53 jenis bakteri di pusarnya, yang beberapa di antaranya cukup membuat bergidik karena hanya ditemukan di dalam tanah di Jepang.

Persalinan Caesar, Ibu Lebih Berisiko Depresi

Penyebabnya, merasa gagal tidak bisa melahirkan secara alami.

Istri sedang hamil (paulturke.com)

Proses persalinan seringkali membuat para calon ibu khawatir menghadapinya. Untuk menghindari rasa sakit melahirkan lewat proses normal, banyak yang kemudian memilih persalinan caesar.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap, ibu yang melahirkan melalui operasi caesar lebih mungkin mengalami trauma yang dapat menyebabkan depresi ketimbang ibu yang melahirkan lewat proses normal.

Para peneliti Taiwan menyatakan, kemungkinan depresi timbul karena proses pemulihan paska caesar lebih lama dibandingkan melahirkan secara normal. Depresi ini juga timbul karena merasa gagal tidak bisa melahirkan secara alami.

Penelitian dilakukan peneliti Universitas Nasional Yang-Ming Taiwan terhadap lebih dari 10.000 ibu melahirkan. Hasilnya, wanita yang melahirkan alamiah sepertiga lebih sedikit kemungkinannya mengalami depresi pasca-melahirkan.

Riset yang sama juga menemukan bahwa kelompok wanita yang melakukan persalinan caesar, 48 persen lebih mungkin mengalami depresi jika mereka merencanakannya, bukan prosedur darurat.

Menurut National Childbirth Trust, satu dari empat bayi lahir di Inggris dengan prosedur caesar. Jumlah ini naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan awal tahun 1990-an.

Dari data kesehatan Inggris, satu dari sepuluh ibu melahirkan melalui caesar yang direncanakan, biasanya karena alasan kesehatan. Tapi, sekitar tujuh persen dilakukan atas permintaan pasien. Sering kali karena mereka takut melahirkan secara alami, memiliki trauma melahirkan sebelumnya atau ingin merasa nyaman karena persalinan telah dijadwalkan sebelumnya.

Lima Langkah Mudah Atasi Kram Perut

Sebagai pereda nyeri akibat kram perut, Anda bisa melakukan lima langkah mudah berikut.

Kram perut (inmagine.com)

Rasa nyeri disertai kaku pada perut bisa tiba-tiba muncul saat Anda sedang beraktivitas. Kondisi ini lebih dikenal dengan kram perut.

Kram perut bisa disebabkan berbagai hal, mulai dari makanan, minuman, stres. Jika Anda sering mengalaminya, segera periksakan diri ke dokter. Sebagai pereda kram perut, Anda bisa melakukan lima langkah mudah berikut, yang dilansir dari au.lifestyle.yahoo.com.

1. Botol air hangat

Suhu yang hangat dari air bisa membantu mengendurkan otot dan mengurangi rasa nyeru akibat kram. Anda juga bisa mencoba meletakkan handuk hangat di perut.

2. Minum banyak air putih
Perbanyak minum air putih saat perut terasa kram. Air bisa mengurangi kadar asam dalam lambung. Juga kurangi konsumsi kopi, teh dan minuman beralkohol karena akan membuat rasa nyeri semakin parah.

3. Konsumsi makanan hambar

Jika kram muncul setelah Anda mengonsumsi makanan tertentu, cobalah atasi dengan mengonsumsi makanan hambar. Seperti, crackers, nasi, pisang atau roti tawar hingga perut kembali stabil.

4. Konsumsi obat penghilang rasa sakit

Anda juga bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol, untuk mengurangi nyeri akibat kram perut. Tetapi, hindari konsumsi aspirin atau obat antiperadangan lain, karena rasa nyeri bisa semakin parah.

5. Ubah kebiasaan makan

Cara paling baik agar terhindar dari kram perut adalah mengubah kebiasaan makan yang tidak sehat. Hindari konsumsi makanan pedas, berlemak dan minuman berkarbonasi. Makanlah secara perlahan dan kunyah makanan dengan benar agar sistem pencernaan Anda bekerja dengan baik.

Efek Buruk Menopause Dini

Wanita perokok paling berisiko mengalami menopause dini

wanita bercermin (inmagine)

Satu dari 20 wanita mengalami menopause dini. Hal ini pun memberi dampak buruk secara langsung pada kesehatan.

Seperti dilansir dari Daily Mail, peneliti dari Imperial College London menyatakan bahwa menopause dini menyebabkan wanita rentan mengalami serangan jantung, stroke dan penyakit tulang di kemudian hari. Sebuah penelitian juga menemukan bahwa banyak wanita berhenti mengalami menstruasi sebelum usia 40 tanpa alasan medis yang jelas.

Sekitar enam persen wanita yang mengalami menopause dini, secara otomatis juga akan kehilangan masa suburnya di usia dini. Meski menopause adalah bagian alami dari proses penuaan, namun ketika terlalu cepat justru bisa menjadi pertanda bahaya untuk kesehatan wanita.

Saat ini, wanita dari kelas sosial terendah hampir tiga kali lebih mungkin untuk mengalami menopause sebelum usia 40 dibandingkan dari dari kelas sosial tertinggi. Penelitian yang dilakukan tim dari Imperial College London ini merupakan salah satu penelitian paling komprehensif yang dilakukan untuk mengetahui lebih jauh tentang efek menopause dini.

Menopause merupakan kondisi ketika pasokan estrogen secara alami menurun dan ovarium kehabisan telur. Kurangnya estrogen menyebabkan wanita kehilangan perlindungan alami terhadap penyakit jantung dan lebih rentan mengalami pengeroposan tulang.

Penelitian ini dilakukan Dr. Rumana Islam, yang melakukan studi dengan Dr. Rufus Cartwright, dengan melihat catatan hidup 5.000 wanita, yang semuanya lahir di Inggris dalam satu minggu yang sama pada 1958.

Mereka menjadi bagian dari penelitian dengan mengikuti 8 kali penelitian. Saat usia mereka mencapai 50 tahun, mereka diwawancara tentang kapan mereka mulai mengalami menopause dan hal apa yang menyebabkan mereka mengalami menopause serta bagaimana kualitas hidupnya setelah hilangnya masa subur.

Menurut peneliti, wanita perokok paling berisiko mengalami menopause dini. Mereka yang memiliki kebiasaan merokok, 7,4 persen telah mengalami menopause sebelum usia 40. Selain wanita perokok, wanita dari kalangan kelas sosial terendah juga paling berisiko.

Hampir seperlima wanita telah memiliki operasi pengangkatan indung telur atau indung telur mereka telah berhenti berfungsi setelah perawatan kemoterapi. Lalu, hampir 6 persen telah mengalami menopause dini, kata Dr. Islam.

Wanita yang mengalami menopause dini, dua kali lebih mungkin mengalami penurunan kualitas hidup. Termasuk, vitalitas yang buruk, fungsi fisik, kesehatan mental, dan persepsi kesehatan yang tak lagi prima seperti saat sebelum mengalami menopause.

Doktor Islam mengungkap kalau ia tidak bisa menjelaskan mengapa menopause dini lebih sering terjadi pada wanita miskin dan wanita perokok, dan juga pada wanita yang mengalami obesitas dan kurang olahraga.

"Tidak hanya menyebabkan osteoporosis, menopause dini juga berisiko tinggi menyebabkan penyakit kardiovaskular berikutnya," katanya.

Untuk itu, Dr. Islam menyarankan para dokter yang melakukan pemeriksaan pada wanita perlu bertanya dan mengedukasi wanita tentang menopause. Termasuk memberikan saran tentang apa langkah yang harus diambil untuk melindungi kesehatan paisen wanita.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat juga menemukan, wanita yang mengalami menopause sebelum usia 46, memiliki dua kali risiko lebih besar terkena masalah kardiovaskular. Hal ini jika dibandingkan dengan wanita yang mengalami menopause normal.

Tiga Tanda Terkena Gangguan Tidur

Seringkali seseorang tak menyadari kalau sedang mengalami gangguan tidur.

Tidur (dok. Corbis)

Setiap orang pasti pernah mengalami masalah tidur. Tetapi jika Anda sulit tidur dalam hitungan minggu atau bulan, kemungkinan besar sedang mengalami gangguan tidur parah.

Seringkali seseorang tak menyadari kalau sedang mengalami gangguan tidur. Untuk itu perhatikan tiga tanda yang dilansir Health.com berikut. Jika Anda mengalaminya, bisa jadi sedang mengalami gangguan tidur serius dan segera periksakan ke dokter.

1. Selalu merasa lelah
Anda sudah tidur selama delapan jam tetapi saat bangun, tubuh tetap merasa lelah dan tidak segar. Selama siklus tidur yang normal, tubuh secara bergantian mengalami tidur nyenyak dan tidur ringan. Hal ini membuat seseorang bisa tetap terjaga saat tidur.

Tetapi, jika Anda masih mengantuk setelah tidur cukup lama, kemungkinan ada sesuatu yang menghambat tubuh dan otak untuk tidur secara dalam dan nyenyak. Anda hanya tidur secara ringan, sehingga saat bangun tidak merasa segar dan justru lelah.

2. Mendengkur

Pasangan Anda mengatakan kalau Anda mendengkur dan berhenti napas saat tidur. Mendengkur mungkin tidak berbahaya, tetapi juga dapat jadi tanda peringatan gangguan sleep apnea. Yaitu suatu kondisi saat saluran napas terhambat dan memicu henti napas saat tidur.

3. Kantuk berlebihan pada siang hari
Anda seringkali tiba-tiba tertidur saat sedang beraktifitas, seperti saat membaca atau bahkan saat menyetir. Hal ini bisa berbahaya terutama ketika Anda sedang menyetir. Rasa kantuk yang datang pada siang hari bisa disebabkan karena Anda kurang tidur atau tidur tetapi tidak berkualitas.

Deteksi Dini, Cegah Kanker Prostat

Pemeriksaan disarankan bagi pria 50 tahun ke atas atau pria dengan riwayat prostat.


Cek kondisi medis (doc Corbis)

Pria yang memasuki usia lanjut berisiko tinggi mengidap kanker prostat. Jumlah kejadian kanker prostat dalam 10 tahun terakhir terus meningkat di Asia termasuk di Indonesia.

Data dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Dharmais menyebutkan, jumlah penderita penyakit ini meningkat hampir tiga kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Sehingga, kanker prostat dijuluki kanker penyebab kematian pria terbesar ketiga.

“Kanker prostat disebut kanker yang menyebabkan kematian utama pria di atas usia 74 tahun,” ujar Spesialis Bedah Urologi, dr Rainy Umbas, PhD, SpU di Jakarta.

Dr Umbas mengatakan, pada tahapan awal, kanker prostat tidak menunjukkan gejala khas. Namun, karena usia lanjut merupakan faktor risiko kanker prostat, maka pria usia lanjut dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan colok dubur atau Digital Rectal Examination (DRE).

“Pemeriksaan sebagai salah satu cara untuk mendeteksi adanya benjolan keras yang bentuknya tidak beraturan setiap tahun. Hal ini sebagai upaya dari deteksi dini keberadaan penyakit ini,” ujar dr Umbas.

Anjuran ini, katanya, sangat disarankan bagi pria usia di atas 50 tahun. Atau, bisa juga dilakukan sejak usia 40 tahun, terutama bagi pria yang memiliki riwayat kanker prostat dalam keluarga.

Ada beberapa gejala kanker prostat. Diantaranya, kesulitan buang air kecil atau menahannya, aliran air seni lemah atau terganggu, terbangun malam hari untuk buang air kecil, perasaan nyeri atau terbakar saat buang air kecil. Adanya darah pada air seni atau air mani, sulit ereksi serta nyeri saat ejakulasi merupakan gejala lain gangguan prostat. Bila mengalaminya, dianjurkan segera memeriksakan diri ke dokter.

Apabila telanjur terkena kanker prostat, pengobatan disesuaikan dengan stadium yang diderita. Umumnya, operasi dilakukan bagi penderita dengan usia harapan hidup lebih dari 10 tahun.

Sementara penderita dengan usia harapan hidup 5- 10 tahun akan diberikan radioterapi. Pasien dengan harapan hidup kurang dari 5 tahun, atau bila terdapat kontraindikasi operasi maupun radioterapi, maka akan diberikan kemoterapi.

“Tindakan kemoterapi pada pengobatan kanker prostat biasanya dilakukan apabila kanker tersebut telah resisten terhadap terapi pengobatan lainnya seperti misalnya terapi hormon,” kata Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP, pakar onkologi medik senior dari Universitas Indonesia menambahkan.

Tiga 'Obat' Ampuh Penangkal Obesitas

Anda bisa mengonsumsinya setiap hari tanpa perlu resep dokter.


Diet Bebas dari Obesitas (doc. Corbis)

Obesitas dapat menyebabkan berbagai efek negatif bagi kesehatan. Termasuk meningkatkan risiko penyakit diabetes, darah tinggi dan penyakit jantung.


Penyakit yang dulu dianggap sebagai penyakit orang dewasa, kini juga dapat dialami anak-anak. Hal ini akibat timbunan lemak, serta kadar kolesterol dan gula yang tinggi dalam tubuh. Gangguan pernapasan atau asma pun berisiko lebih besar dialami anak yang mengalami obesitas.

Untuk mengatasi masalah ini, seorang profesor biomedis telah menemukan obat penangkalnya. Bawang merah, teh hijau dan ekstrak daun zaitun telah diteliti memiliki kemampuan memerangi obesitas dan penyakit terkait seperti penyakit jantung, diabetes dan perlemakan hati.

Profesor Lindsay Brown, dari University of Southern Queensland, melakukan tes uji berbagai makanan pada tikus. Sejumlah hewan pengerat tersebut diberi makan tidak sehat, yang tinggi gula dan lemak.

Ia menemukan makanan tertentu membantu mencegah pertumbuhan sel-sel inflamasi di bantalan lemak hewan. Yaitu yang terletak di perut dan lemak pada aliran darah.

Seperti dikutip dari laman Daily Thelegraph, hasil penelitian mengungkap bahwa tikus yang mengonsumsi makanan seperti bawang merah, teh hijau, ekstrak daun zaitun, wortel ungu dan benih chia mengalami penurunan sel-sel lemak. Berat badan tikus juga turun pada akhir penelitian, meskipun pola makan tetap buruk selama penelitian berlangsung.

Para tikus juga diketahui mengalami peningkatan fungsi hati dan fungsi jantung. Brown mengungkapkan, kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa orang harus makan lebih baik daripada makan lebih sedikit.

Bawang, teh hijau dan ekstrak zaitun mengandung zat flavonoid yang juga ditemukan dalam apel dan anggur merah.

Zat tersebut diyakini peneliti mampu mengendalikan sistem metabolik tikus yang mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula. Temuan ini diterbitkan dalam Journal of Nutrition and the Current Pharmaceutical Biotechnology.

Kurang Minum Tingkatkan Risiko Depresi

Kurang cairan memengaruhi suasana hati, cenderung depresi dan lebih cepat lelah.

Air putih (Corbis)

Berdiet sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern, terutama wanita. Tak jarang, selama diet mereka mengurangi asupan air agar cepat memperoleh tubuh langsing.

Sebuah riset terbaru menemukan, kecenderungan depresi berhubungan dengan kekurangan air. Ini terutama ditemukan dalam diet yang dilakukan wanita. Para peneliti dari Universitas Tufts melakukan eksperimen dengan membatasi asupan air pada sekelompok responden. Sedangkan kelompok lainnya diberi asupan air sesuai yang direkomendasikan.

Dari situ diketahui, kelompok yang kekurangan cairan memiliki perubahan suasana hati yang cepat, cenderung depresi dan kelelahan. Mereka juga menunjukkan tanda-tanda amarah berlebih serta lebih sering gugup dan bingung. Kendati penyebab utamanya belum jelas, peneliti menduga hal tersebut akibat penurunan kemampuan berpikir.

Menurut para ahli, air merupakan komponen utama aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak. Jumlah air yang diperlukan masing-masing individu berbeda tergantung pada jenis aktivitas, berat fisik seseorang dan cuaca. Umumnya, tiap orang rata-rata membutuhkan 8-9 gelas air putih sehari.

Pada studi yang lain, Badan Kesehatan Dunia memprediksi, pada 2020 depresi akan menjadi penyakit nomor satu di dunia. Depresi akan menggantikan pembunuh saat ini, yakni penyakit menular dan kardiovaskular.

Empat Sumber Vitamin D Selain Susu

Konsumsi saja empat makanan dan minuman berikut jika Anda tak suka susu.

Salmon (dok. Corbis)

Jangan pernah mengabaikan asupan vitamin D. Bukan hanya untuk menjaga kesehatan tulang, vitamin D juga berfungsi melindungi tubuh dari flu dan mencegah depresi.

Jadi bukan hanya berdampak positif bagi kondisi fisik, vitamin D juga bermanfaat bagi kesehatan psikis Anda. Ada banyak cara untuk memenuhi kebutuhan vitamin D. Jika Anda tidak suka minum susu, cobalah penuhi asupan vitamin D dengan mengonsumsi empat makanan berikut, yang dilansir dari Health.com

1. Ikan berlemak
Demi memenuhi asupan vitamin D, Anda bisa mengonsumsi ikan berlemak. Seperti salmon, makarel, tuna, dan belut.
Tiga ons salmon fillet mengandung sekitar 450 IU vitamin D (international unit). Porsi yang cukup baik dari yang direkomendasikan yaitu 600 IU per hari. Keuntungan lainnya adalah jantung Anda juga lebih sehat karena kandungan asam omega 3 yang tinggi pada ikan berlemak.

2. Jamur

Jamur juga bisa memproduksi vitamin D ketika terpapar sinar matahari. Beberapa jenis jamur sengaja dikembangbiakan di bawah sinar matahari untuk merangsang produksi vitamin D. Untuk mengetahuinya, Anda bisa membeli jamur dalam kemasan. Biasanya terdapat informasi nilai gizi.

3. Jus jeruk fortifikasi

Anda juga bisa mendapat asupan vitamin D dengan meminum jus jeruk yang telah difortifikasi. Jus ini telah ditambahkan nutrisi didalamnya, termasuk vitamin D. Biasanya, sekitar delapan gelas jus jeruk mengandung sekitar 100 IU vitamin D. Tetapi hal ini tergantung merek, cobalah lihat informasi gizi dalam kemasan.

4. Kuning telur

Mengonsumsi telur adalah cara paling mudah untuk mendapat asupan vitamin D. Sumber vitamin D pada telur adalah bagian kuningnya, kandungannya sekitar 40 IU.

Coba Cara Ini Untuk Berhenti Merokok

Bantuan orang lain terkadang sangat dibutuhkan untuk bisa berhenti merokok.

Stop Merokok (doc Corbis)

Berniat untuk berhenti merokok namun sulit untuk merealisasikannya? Memang tidak mudah untuk menghentikan kebiasaan buruk yang satu ini, meskipun Anda sudah tahu bahayanya.

Dari hasil data pemeriksaan medis yang dilakukan Sahid Sahirman Memorial Hospital pada 2010 menunjukkan, dari 2.654 karyawan di Jakarta, 94 persen karyawan perokok menderita penyakit kronis. Lalu, ada 70 persen perokok yang memiliki keinginan untuk berhenti, namun hanya 5 hingga 10 persen yang dapat melakukannya tanpa bantuan.

Perlu juga Anda tahu data Riset Dasar Kesehatan Kementrian Kesehatan pada 2010. Yaitu, rata-rata jumlah batang rokok yang dihisap tiap harinya oleh 52,3 persen perokok adalah 1 hingga 10 batang. Lalu, 20 persen perokok menghisap 11 hingga 20 batang. Efek buruk yang muncul dari merokok adalah penyakit kronis yang timbul setelah 10 hingga 20 tahun merokok.

“Berhenti merokok bermanfaat bagi kesehatan dan dapat mencegah perburukan penyakit,” ujar Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Sahid Sahirman Memorial Hospital, dr. Aulia Sani, SpJP (K), FJCC, FIHA, FasCC saat ditemui di acara peluncuran Klinik Stop Merokok dikantornya, Rabu 13 Juli 2011.

Banyak perokok yang sebenarnya ingin berhenti tetapi membutuhkan bantuan baik secara medis maupun psikologis. Hal ini lalu menjadi dasar dibuatnya 'Klinik Stop Merokok' di Sahid Sahirman Memorial Hospital. Metode yang digunakan klinik untuk membantu para pecandu nikotin, cukup sederhana.

“Kita lebih banyak melakukan aktivitas sharing session. Tiap orang punya riwayat pengalaman seputar rokok sendiri, berbeda satu dengan yang lainnya. Untuk itu kita bantu mereka untuk menghentikan kebiasaan merokok dengan terapi kelompok,” jelas terapis psikologis, dr. Sylvia D Elvira, SpKJ (K).

Klinik ini juga menawarkan layanan terpadu selama 12 minggu. Yakni dengan metode empat kali konsultasi secara individu dengan para dokter spesialis jantung, paru, penyakit dalam, penyakit jiwa dan dokter umum. Biaya yang dibutuhkan untuk layanan ini sebesar Rp3.718.000.

Ada pula tiga kali sesi konsultasi dengan para psikiatri dan sharing session dengan para dokter serta peserta dari klinik. Termasuk juga, terapi obat serta support line yang dapat membantu meningkatkan motivasi para untuk menghentikan kebiasaan buruknya.

Tetapi, perlu diingat bahwa tantangan terbesar perokok yang berniat untuk berhenti merokok adalah pengaruh lingkungan sosial. Itu karena banyak orang yang setelah berhasil berhenti merokok, tetapi ketika berkumpul dengan perokok lain, keinginan untuk merokok kembali muncul.

“Biasanya faktor lingkungan yang menjadi tantangan besar para perokok untuk berhenti merokok. Untuk itu, kami di sini memberikan edukasi dan promotif. Jika peserta dari klinik adalah seorang ayah, mereka pun bisa meneruskan kegiatan promotif berhenti merokok pada keluarga dan teman-temannya,” ujar drg Yusrahma Nurina, MARS, direktur operasional Sahid Sahirman Memorial Hospital.

Manfaat Kesehatan Berhenti Merokok

Perokok umumnya sangat sulit lepas dari kebiasaan yang membahayakan kesehatan.


Wanita anti rokok

Efek buruk rokok tak hanya berbahaya bagi si perokok. Sebanyak 70 persen perokok pasif yang terpapar asap mengalami efek buruk rokok. Namun, kerap perokok sangat sulit lepas dari kebiasaan yang berbahaya bagi kesehatan ini.

Tak ada kata terlambat untuk menghentikan kebiasaan merokok. Berapapun usia Anda saat ini, berusaha menghentikan kebiasaan merokok bisa sangat bermanfaat untuk kesehatan Anda dan orang di sekitar Anda.

Jadi, Anda perlu tahu apa keuntungan yang bisa diperoleh jika Anda berhasil menghentikan terjadinya adiksi nikotin.

“20 menit saja Anda berhenti merokok bisa sangat berguna untuk kesehatan. Jadi tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok,” kata Operator Director Sahid Sahirman Memorial Hospital, Drg Yusrahma Nurina, MARS saat acara pembukaan Klinik Stop Merokok di kantornya.

Dokter yang akrap disapa Dr Rina ini pun membeberkan keuntungan berhenti merokok untuk kesehatan.

1. Berhenti merokok 20 menit, tekanan darah, denyut jantung, dan aliran darah tepi membaik

2. Dua jam berhenti merokok, tingkat karbon monoksida dalam darah kembali normal

3. Selama 48 jam berhenti merokok, akan memperbaiki sistem aliran darah, dan fungsi jantung meningkat

4. Dua sampai 12 minggu berhenti merokok, nikotin tereliminasi dari sistem tubuh, indera pengecap dan penciuman membaik

5. Satu hingga sembilan bulan berhenti merokok , nafas pendek (sesak) dan batuk-batuk berkurang

6. Satu tahun berhenti merokok, risiko terjadinya jantung koroner berkurang setengahnya dibandingkan dengan perokok

7. Sepuluh tahun berhenti merokok, resiko kanker paru setengahnya dibandingkan perokok

8. Selama 15 tahun berhenti merokok, risiko serangan jantung dan stroke turun ke tingkat yang sama dengan yang bukan perokok

Peranan para dokter dan ahli medis penting untuk menanyakan status merokok, mengedukasi dan membantu pasien untuk berhenti merokok. Ini sangat membantu para pecandu rokok menghilangkan kebiasaannya.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr Aulia Sani, SpJP (K), FJCC, FIHA, FasCC, mengungkap, satu kematian dini dapat dihindari apabila dua perokok dihimbau dan dibantu berhenti merokok.

“Untuk itu, peran tenaga medis perofesional sangat dibutuhkan untuk membantu perokok lepas dari adiksi nikotin,” katanya.

Empat Pemicu Produksi Keringat Berlebih

Ketahui penyebab produksi keringat berlebih, agar bisa menghindarinya.

Keringat (inmagine)


Anda tidak melakukan aktivitas fisik tetapi keringat terasa banyak? Produksi keringat terkadang memang lebih banyak dari biasanya dan bisa sangat mengganggu.


Kondisi ini bisa dipicu banyak hal yang mungkin tak Anda kira. Penting bagi Anda mengetahui penyebab produksi keringat berlebih, agar bisa menghindarinya.

1. Minuman panas berkafein
Sebelum presentasi atau menghadiri rapat penting sebaiknya hindari mengonsumsi kopi panas. Pilih saja kopi dingin atau yang tidak mengandung kafein

"Kopi meningkatkan produksi keringat dengan dua cara. Pertama, kafein merangsang sistem saraf pusat, yang mengaktifkan kelenjar keringat. Sehingga,makin tinggi kandungan kafein, makin banyak keringat yang diproduksi," kata dr. Lyster, ahli medis dari Holtorf Medical Group, Amerika Serikat seperti dikutip dari ivillage.com.

Lalu kedua, suhu panas dari kopi itu sendiri meningkatkan suhu tubuh sehingga terasa panas dan merangsang produksi keringat. Aspek panas adalah sama untuk setiap minuman, terlepas dari kandungan kafeinnya.

2. Bahan sintetis

Mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan polyester dan akrilik dapat memicu produksi keringat. Sebaiknya hindari pakaian berbahan sintetis ini.

"Tujuan utama dari berkeringat adalah untuk mendinginkan suhu tubuh. Bahan sintetis ini mencegah keringat menguap tubu terus merasa panas, sehingga terus memproduksi keringat," kata dr. Lyster.

3. Tabir surya

Jangan heran jika setelah Anda mengenakan tabir surya, keringat terasa berlebih. Itu karena tabir surya menciptakan penghalang yang membuat keringat sulit keluar.

4. Sindroma pra menstruasi
"Pada beberapa wanita, level estrogen menurun sebelum haid dan memicu gejala yang disebut hot-flash type. Yaitu tubuh terasa selalu panas," kata dr. Lyster.

Gejala ini umum terjadi pada wanita sebelum menopause. Perubahan hormon secara drastis ternyata adalah pemicu utamanya.

Studi: Orang Cerdas Lebih Panjang Umur

Harapan hidup orang cerdas lebih tinggi empat kali ketimbang orang biasa.


ilustrasi cerdas

Apakah indeks kepintaran Anda berada di atas rata-rata? Jika ya, Anda berpeluang memiliki umur lebih panjang dibandingkan mereka dengan kecerdasan kurang.


Gerontologis Inggris melakukan serangkaian survei selama 20 tahun terhadap 2.000 pria dan wanita. Hasilnya, orang yang memiliki kecerdasan intelektual hidup lebih panjang daripada orang yang berpendidikan rendah.

Kesimpulan yang dirilis dalam Psychological Science menyebut, orang cerdas, empat kali lebih memiliki harapan hidup lebih panjang. Sebanyak 63 persen orang-orang dengan IQ 85 dapat mencapai usia lanjut. Di saat yang sama, orang yang memilikii IQ 115, 90 persen dapat melewati hari tua.

Studi ini berlawanan dengan fenomena stres yang kerap dialami orang dengan kecerdasan tinggi. Menurut para ahli, hal ini karena secara psikologis, orang cerdas dapat beradaptasi terhadap perubahan dalam kehidupan.

Mereka dapat mengurangi kecemasan dan emosi negatif. Mereka juga tak mudah panik, menganalisis masalah dan mencari cara untuk mengatasi kesulitan.

Studi: Orang Cerdas Lebih Panjang Umur

Harapan hidup orang cerdas lebih tinggi empat kali ketimbang orang biasa.


ilustrasi cerdas

Apakah indeks kepintaran Anda berada di atas rata-rata? Jika ya, Anda berpeluang memiliki umur lebih panjang dibandingkan mereka dengan kecerdasan kurang.


Gerontologis Inggris melakukan serangkaian survei selama 20 tahun terhadap 2.000 pria dan wanita. Hasilnya, orang yang memiliki kecerdasan intelektual hidup lebih panjang daripada orang yang berpendidikan rendah.

Kesimpulan yang dirilis dalam Psychological Science menyebut, orang cerdas, empat kali lebih memiliki harapan hidup lebih panjang. Sebanyak 63 persen orang-orang dengan IQ 85 dapat mencapai usia lanjut. Di saat yang sama, orang yang memilikii IQ 115, 90 persen dapat melewati hari tua.

Studi ini berlawanan dengan fenomena stres yang kerap dialami orang dengan kecerdasan tinggi. Menurut para ahli, hal ini karena secara psikologis, orang cerdas dapat beradaptasi terhadap perubahan dalam kehidupan.

Mereka dapat mengurangi kecemasan dan emosi negatif. Mereka juga tak mudah panik, menganalisis masalah dan mencari cara untuk mengatasi kesulitan.

Studi: Kaos Kaki Bau Undang Banyak Nyamuk

Pakaian berbau tidak sedap mengundang nyamuk empat kali lebih banyak ketimbang aroma tubuh

Anopheles penyebab malaria (medindia.net)

Gigitan nyamuk tak hanya menimbulkan bengkak dan rasa gatal di kulit. Beberapa jenis nyamuk sangat berbahaya, karena membawa penyakit seperti malaria dan demam berdarah.


Sekelompok ilmuwan menemukan senjata ampuh untuk menghalau nyamuk malaria, yaitu memasang kaus kaki yang beraroma tak sedap. Dari suatu penelitian, mereka menemukan bahwa, ketimbang aroma tubuh manusia, pakaian bekas yang berbau tidak sedap bisa mengundang nyamuk empat kali lebih banyak.

Dengan menyemprotkan bau yang sama dalam perangkap khusus di luar rumah, akan menghindarkan orang di dalam rumah dari gigitannya.

Temuan baru ini diharapkan akan menangani penyebaran malaria. Diperkirakan, malaria membunuh 800.000 orang di seluruh dunia tiap tahun. Sebagian besar di antaranya anak-anak.

Dr Fredros Okumu, yang mengembangkan perangkat nyamuk tersebut mengatakan, "Penyakit ini (malaria) merenggut begitu banyak nyawa, termasuk orang-orang dekat dengan saya. Dan, harapan saya alat ini akan menjadi bagian dari solusi," ungkapnya seperti dikutip surat kabar Mirror.

Menggunakan kelambu dan melakukan penyemprotan dalam ruangan memang menurunkan kasus penderita malaria. Namun para ilmuwan belum mampu mengurangi kasus nyamuk malaria di luar ruangan.

Para ahli di Ifakara Health Institute Tanzania menemukan, kaus kaki bau adalah umpan yang paling efektif. Setelah masuk perangkap, nyamuk akan langsung teracuni.

Atas temuannya, yayasan Bill dan Melinda Gates memberikan hibah kepada peneliti selama dua tahun bagi pengembangan alat.

Efektifkah 'Balas Dendam' Tidur Akhir Pekan

Akhir pekan lazim menjadi ajang membalas dendam karena kurang tidur di hari kerja.


tidur (doc. Corbis)

Jika Anda terbiasa tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup pada hari kerja, akhir pekan lazim digunakan sebagai ajang 'balas dendam'. Anda dapat tidur sepuas hati karena berpikir bisa menggantikan waktu tidur yang hilang.


Namun, para ahli dari Medical College of Pennsylvania memiliki pendapat lain. Mereka mengatakan, betapapun banyak waktu tidur di akhir pekan, seseorang tak dapat mengganti waktu istirahat yang hilang dalam seminggu.

Dalam risetnya, peneliti meminta relawan tidur dengan skema tertentu. Selama empat malam pertama, mereka harus tidur selama delapan jam. Dua hari di akhir pekan mereka diminta tidur selama enam jam. Pada tiga malam berikutnya, semua responden diizinkan untuk tidur selama sepuluh jam.

Ahli menemukan, tidur panjang pada hari akhir pekan membantu menyingkirkan rasa kantuk. Tetapi, tidak dapat membantu mengembalikan kekuatan tubuh dan vitalitas.

Para peneliti mencatat, relaksasi di akhir pekan lebih banyak membantu wanita ketimbang pria. Kendati begitu, kekurangan tidur di hari kerja tak dapat digantikan saat akhir pekan.

Tiga Sayuran 'Miskin' Nutrisi

Agar Anda makin pintar dalam memilih menu sehat


Seledri (Corbis)

Nutrisi dalam sayuran, seperti vitamin dan mineral sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tidak heran banyak orang yang menjadikan sayuran sebagai menu wajib, baik saat sarapan, makan siang atau pun makan malam.


Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua sayuran mengandung nutrisi tinggi. Agar Anda makin pintar dalam memilih menu sehat, ketahui sayuran yang kadar nutrisinya sangat rendah. Berikut tiga sayuran 'miskin' nutrisi seperti dilansir dari Self Magazine.

1. Seledri

Seledri dengan panjang 8 inci atau sekitar 20 sentimeter memang hanya mengandung 6 kalori, tetapi apakah Anda benar-benar mendapatkan asupan nutrisi yang cukup? Jawabannya bisa 'iya', tetapi jika Anda mengonsumsinya lebih dari itu.
Seledri memang mengandung kalsium, vitamin C, serat dan vitamin K. Tetapi, jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah besar. Untuk pilihan yang lebih baik yang bisa ditambahkan dalam menu sehat Anda adalah wortel.

Kandungan kalorinya sangat rendah dan kandungan beta karoten serta vitaminnya cukup tinggi. Manis alami dari wortel juga bisa menambah kaya rasa masakan.

2. Mentimun

Kandungan kalori pada mentimun sangat rendah. Satu gelas irisan mentimun hanya mengandung 16 kalori, tetapi nutrisinya juga sangat minim. Faktanya, mentimun mengandung lima persen atau bahkan kurang, kebutuhan harian tubuh akan kalium, magnesium, mangan, dan vitamin C. Untuk memenuhi kebutuhan tubuh sebaiknya Anda mengonsumsi bayam. Kandungan zat besi, beta karoten serta seratnya sangat tinggi.

3. Kol

Sayuran satu ini sering jadi campuran berbagai masakan. Mengonsumsinya dalam keadaan mentah juga cukup enak dan menimbulkan sensasi segar. Tetapi untuk pilihan makanan yang lebih sehat, sebaiknya Anda memilih daun selada. Itu karena kandungan beta karotennya lebih tinggi dibandingkan dengan kol, yang sangat baik kesehatan mata dan kulit.

Kondom Efektif Mencegah Penyakit Seksual

Bahkan vasektomi tidak mampu mencegah penyakit menular seksual.

Kondom (doc Corbis)

Hubungan seksual berisiko membuat penyebaran penyakit menular seksual atau sexually transmitted disease (STD) pun semakin luas. Seperti penyakit sifilis hingga HIV/AIDS.


Terkait hal ini, pemerintah dan badan kesehatan dunia, WHO menyarankan penggunaan alat kontrasepsi saat berhubungan seksual. Namun, alat kontrasepsi apa yang paling ampuh untuk menurunkan risiko penularan penyakit seksual ?

Kondom sebenarnya sudah sering disarankan sebagai alat perlindungan bagi orang yang melakukan hubungan seksual berisiko. Selain sebagai pencegah kehamilan, kondom dapat mencegah penyebaran penyakit menular seksual dengan efektif.

“Kondom itu memiliki fungsi double protection untuk KB dan untuk mencegah STD,” ujar Dr. Yusro Hadi Maksum, pemimpin penelitian vasektomi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Menurutnya, hingga saat ini kondom alat kontrasepsi yang paling efektif untuk mengurangi risiko penularan penyakit seksual. Bahkan vasektomi atau pemotongan saluran sperma pada pria pun tidak mampu mencegah penyakit menular seksual.

“Cairan yang keluar pada pria selain bibit sperma yang dihasilkan oleh testis mengandung zat pengeluaran dari tubuh. Termasuk air seni, bahkan keringat, yang menjadi media penyebaran penyakit,” kata Dr. Yusro

Menurutnya, orang yang mengetahui dirinya memiliki penyakit menular seksual harus tetap menggunakan kondom walaupun sudah di vasektomi. Meski demikian, angka penggunaan kondom pada masyarakat Indonesia masih rendah.

Sejak dipasarkan di Indonesia pada 1996, kondom berhasil didistribusikan sebanyak 736 juta buah dan hanya mengalami enam kali peningkatan. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia, jumlah pemakaian kondom masih sangat kecil. Sementara itu, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS mencatat penularan HIV/AIDS karena hubungan seksual yang berisiko terjadi lebih dari 50 persen.

Asap Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Terdapat partikel pada asap yang memicu gangguan fungsi pembuluh darah.

Polusi Udara

Jangan lupa untuk selalu menggunakan masker saat harus melewati jalan raya. Hal ini bukan hanya demi kesehatan paru-paru tetapi juga jantung Anda.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of Edinburgh, partikel kecil hasil pembakaran mesin diesel berbahaya bagi pembuluh darah dan dapat meningkatkan kemungkinan pembentukan pembekuan darah di arteri, yang bisa memicu serangan jantung atau stroke.

Peneliti mengukur efek dari asap knalpot diesel pada relawan sehat yang tinggal di kota-kota sangat tercemar. Mereka lalu membandingkan bagaimana orang bereaksi terhadap gas yang ditemukan dalam asap diesel, seperti karbon monoksida dan nitrogen dioksida, yang memicu munculnya partikel kecil berbahaya.

Penelitian yang didanai oleh British Heart Foundation ini menunjukkan bahwa partikel kecil, dan bukan gas memicu gangguan fungsi pembuluh darah yang mengontrol bagaimana darah disalurkan ke organ tubuh. Ukuran partikel ini kurang dari satu per satu juta meter. Dengan ukuran sekecil itu, partikel dapat melewati saringan dari emisi gas buang.

"Banyak orang yang cenderung berpikir efek dari polusi hanya pada kerusakan paru-paru. Tetapi terdapat bukti kuat dapat memicu gangguan jantung dan pembuluh darah," kata Dr. Miller, salah satu peneliti seperti dikutip Daily Mail.

Partikel yang ditemukan pada asap pembakaran diesel mengandung molekul partikel reaktif, yang disebut radikal bebas. Hal inilah yang bisa melukai pembuluh darah dan memicu penyakit jantung.

Agar Tak Terjebak Bahaya Minum Berlebih

"Tidak ada klaim ilmiah yang mengharuskan setiap orang meminum delapan gelas air per hari.

minum (dok. Corbis)

Pekan lalu, seorang peneliti asal Skotlandia bernama Margaret McCartney membuat klaim mengejutkan. Ia mengatakan bahwa kampanye minum delapan gelas per hari hanya omong kosong, yang sengaja dibuat untuk promosi minuman kemasan.


Dalam British Medical Journal, dia mengatakan bahwa minum terlalu banyak air justru dapat berbahaya bagi tubuh. Minum secara berlebiham dapat menyebabkan hyponatraemia, menurunnya level garam dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembengkakan otak.

Menurutnya, tidak ada klaim ilmiah yang mengharuskan setiap orang meminum delapan gelas air per hari. Lalu, bagaimana kita menyikapinya agar kebutuhan air dalam tubuh dapat terpenuhi secara sehat?

1. Perhatikan aktivitas dan lingkungan
Rumus delapan gelas air perhari tidak cocok untuk setiap orang. Banyak faktor yang melatarbelakangi kebutuhan air pada tubuh seseorang seperti jenis kelamin, ukuran tubuh, dan tingkatan aktivitas.

Institute of Medicine menyatakan bahwa pria dewasa dapat minum hingga 13 gelas air atau setara dengan tiga liter air. Sedangkan wanita dapat minum hingga delapan gelas air atau 2,2 liter. Namun, hal ini bukan ukuran yang saklek. Jumlah kebutuhan air pada tubuh sesuai dengan gaya hidup masing-masing.

Semakin aktif seseorang, semakin banyak air yang dibutuhkan untuk menggantikan cairan yang hilang. Orang yang memiliki tubuh lebih besar pun memerlukan air lebih banyak dibanding orang yang memiliki tubuh kecil. Sama halnya dengan wanita hamil dan menyusui.

Penting juga untuk memperhitungkan lingkungan Anda. Jika Anda berolahraga di tempat yang sangat panas atau sangat dingin atau di dataran tinggi, Anda mungkin memerlukan asupan air yang lebih banyak.

2. Jangan berlebihan
Perdebatan berapa banyak air yang dibutuhkan manusia ini berkisar pada efek samping meminum air berlebihan seperti hyponatraemia. Ini adalah kondisi yang sangat serius di mana tubuh tidak memiliki cukup natrium (garam) pada cairan tubuh di samping pada sel. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan, termasuk di area otak.

Hyponatremia terjadi ketika seseorang berkeringat berlebihan namun tidak makan, tidak buang air kecil cukup, dan minum terlalu banyak air. Gejala termasuk kebingungan, sakit kepala, kejang otot, muntah, dan kelelahan. Dalam kasus terburuk, kondisi ini dapat menyebabkan kejang, koma bahkan kematian.

Para ahi menyarankan Anda untuk mengonsumsi minuman elektrolit pengganti cairan tubuh selain air ketika menjalankan aktivitas berat seperti berolahraga. Namun, Anda pun hanya membutuhkannya dalam jumlah yang tidak banyak. Misalnya, dalam 30 menit hingga satu jam berlari, Anda memerlukan tiga hingga enam ons cairan setiap 15 atau 20 menit termasuk satu ons minuman olahraga.

3. Jangan terjebak iklan pengganti cairan tubuh
Memang ketika aktif, cairan tubuh akan kekurangan kadar garam. Namun, bukan berarti Anda harus mengonsumsi minuman pengganti cairan secara berlebihan. Beberapa ahli justru mengatakan bahwa kebanyakan orang tidak memerlukan minuman pengganti cairan.

Pada bulan Mei, American Academy of Pediatrics memperingatkan bahwa anak-anak tidak boleh mengonsumsi minuman pengganti cairan kecuali ketika berolahraga berat. Karenanya, ada cara yang lebih sehat mengganti cairan tubuh selain dengan mengonsumsi minuman pengganti cairan tubuh, yaitu dengan mengonsumsi susu coklat, air kelapa, atau jus buah bit.

Susu coklat mengalahkan air biasa, minuman pengganti cairan tubuh, atau susu biasa. Selain kaya akan nutrisi, susu coklat rendah lemak adalah makanan bergizi untuk otot-otot yang telah dipekerjakan.

Air kelapa adalah minuman tanpa lemak yang memiliki setengah kalori dari minuman pengganti cairan tubuh dan tinggi kalium serta anti oksidan. Sedangkan jus buah bit, baru-baru ini diperkenalkan sebagai minuman super bagi para atlet.

4. Pertimbangkan jenis minuman
Bukan sebuah masalah jika Anda ingin mengganti air dengan minuman lain. Namun, Anda tidak dapat mengganti air dengan soda, kopi, atau minuman beralkohol. Jika Anda mengonsumsi minuman tersebut, tambahkan konsusmi air putih untuk tetap menjaga cairan dalam tubuh apalagi jika Anda mengonsumsi alkohol.

Alkohol dapat menguras cairan tubuh Anda. Minum segelas air sebelum dan setelah alkohol agar tidak mengurangi asupan cairan atau kemungkinan menghindari sakit kepala esok hari.

5. Pemenuhan cairan tak hanya dari minuman
Siapa bilang Anda tidak dapat mendapatkan asupan cairan dari makanan. Para ahli mengatakan bahwa 20 persen asupan air berasal dari makanan yang Anda makan.

Pilihlah buah dan sayuran kaya air dan nutrisi seperti stroberi, melon, dan buah persik. Selain kaya kan air, buah-buah tersebut kaya akan kalium yang merupakan gudang elektrolit bagi tubuh.

Asap Rokok Picu Gangguan Pendengaran

Remaja perokok pasif memiliki risiko dua kali lebih tinggi menderita gangguan pendengaran.


antirokok

Bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif. Tak hanya rentan mengalami gangguan paru-paru dan jantung, perokok pasif juga memiliki risiko tinggi mengalami gangguan pendengaran.


Seperti dikutip dari laman Daily Mail, sebuah penelitian mengungkap bahwa remaja yang menjadi perokok pasif memiliki risiko dua kali lebih tinggi menderita gangguan pendengaran dibandingkan mereka yang terbebas dari paparan asap rokok.

Remaja perokok pasif lebih cenderung memiliki 'sensorineural' gangguan pendengaran, yang biasanya disebabkan oleh masalah pada koklea, bagian dalam organ telinga yang berbentuk seperti rumah siput. Kondisi itu terjadi akibat gangguan suplai darah ke telinga.

Spesialis jantung dan pembuluh darah dari Sahid Sahirman Memorial Hospital, Dr Aulia Sani, SpJP (K) FJCC, FIHA, FAsCC mengingatkan bahaya asap rokok bagi perokok pasif. Sebab, sebanyak 30 persen zat berbahaya yang terkandung dalam asap rokok masuk ke tubuh perokok aktif, sedangkan 70 persennya beredar di udara bebas yang berisiko masuk ke tubuh perokok pasif.

“Bagi bayi yang terkena paparan asap rokok bisa mengalami gangguan suplai oksigen ke otaknya, menyebabkan IQ rendah dan bagi ibu hamil bisa memicu terjadinya kelahiran bayi cacat,” ujarnya.

Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terhisap melalui asap rokok perokok aktif tidak terfilter. Sedangkan racun rokok dalam tubuh perokok aktif terfilter melalui ujung rokok yang dihisap. "Namun konsentrasi racun perokok aktif bisa meningkat jika perokok aktif kembali menghirup asap rokok yang ia hembuskan."

Racun rokok terbesar dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang tak dihisap. Sebab asap yang dihasilkan berasal dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna.

Berikut sejumlah zat berbahaya yang terkandung di sebuah batang rokok:
Tar
- Dalam tubuh manusia, tar memicu terjadinya iritasi paru-paru dan kanker.
- Dalam tubuh perokok pasif, tar akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Nikotin
- Dalam tubuh manusia menimbulkan efek adiksi atau candu yang memicu peningkatan konsumsi.
- Dalam tubuh perokok pasif, nikotin akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Karbon Monoksida
- Merupakan gas berbahaya yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam tubuh. Pengikatan oksigen oleh karbon monoksida inilah yang kemudian memicu terjadinya penyakit jantung.
- Dalam tubuh perokok pasif, gas berbahaya ini akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Bahan kimia berbahaya
- Berupa gas dan zat berbahaya yang jumlahnya mencapai ribuan. Di tubuh manusia, bahan kimia berbahaya ini meningkatkan risiko penyakit kanker.
- Dalam tubuh perokok pasif, bahan kimia berbahaya ini akan terkonsentrasi 50 kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Bakteri Jahat di Dalam Oral B

Orang dengan imunitas rendah lebih rentan terhadap bakteri Burkholderia anthina.


Obat kumur (dok. Corbis)

Produsen Protector and Gamble menarik obat kumur 'Oral-B Tooth and Gum Care Mouth Rinse' serta 'Oral-B Tooth and Gum Care Alcohol-Free Mouth Rinse' dari pasar Indonesia setelah terdeteksi adanya kandungan bakteri Burkholderia anthina.

Selain di Indonesia, produk ini juga ditarik peredarannya di beberapa negara, termasuk Kanada, Meksiko, Chili, Kolombia, Cina, Malaysia dan Filipina. Obat kumur bermasalah ini diproduksi di Kolombia.

Apakah bahaya bakteri Burkholderia anthina terhadap kesehatan?

Dalam rilisnya, Otoritas Kesehatan Singapura menyebutkan, orang sehat yang menggunakan obat kumur Oral B tidak perlu terlalu khawatir. Tetapi, bagi yang mengalami masalah kesehatan atau imunitas rendah, seperti penyakit paru-paru kronis, lebih rentan terhadap infeksi bakteri ini. Disarankan agar segera memeriksakan diri ke dokter.

Burkholderia anthina adalah anggota Burkholderia cepacia complex (B. cepacia complex). Bakteri ini termasuk kelompok bakteri gram negatif dan berada di berbagai lingkungan berbeda.

Bakteri dapat ditemukan di dalam air, tanah dan lingkungan lembab lainnya. sama seperti Proteobacteria lain, seperti Escherichia, Salmonella, Vibrio, Helicobacter, Burkholderia anthina adalah patogen yang bertanggung jawab untuk fiksasi nitrogen.

Sebuah penelitian menyebut, Burkholderia cepacia menyebabkan fibrosis dan menjadi ancaman di berbagai rumah sakit di Amerika Serikat. Sebab, B. cepacia secara inheren tahan terhadap antibiotik ganda, baik antibiotik alami maupun buatan.

Riset yang dilakukan Holmes, Govan dan Goldstein mengungkap, strain B. cepacia muncul secara acak, sehingga penggunaan herbisida pada lahan pertanian harus dilakukan secara hati-hati.

Obat Kumur Oral B Ditarik, Seberapa Berbahaya

Produk P&G ini yang tersebar di Indonesia total ada 80 ribu, sebagian masih di gudang.


Kantor Pusar P&G (AP Photo/Al Behrman, file)

Selepas menyikat gigi, berkumur dengan cairan penyegar nafas kini kian lazim dilakukan. Dalam berbagai iklan, cairan ini dipromosikan juga efektif membunuh kuman dan menghilangkan plak.

Namun, hati-hati memilih obat kumur. Malah ada bakteri ditemukan di obat kumur bermerk Oral B keluaran Procter & Gamble (P&G). Insiden ini memaksa perusahaan ternama asal Amerika Serikat ini menarik produknya dari berbagai belahan dunia, antara lain: Filipina, Kolombia, Kanada, Meksiko, Chile, China, Hong Kong, termasuk di Indonesia.

Temuan mengejutkan ini dilansir pertama kali oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Kolombia (INVIMA). Dinyatakan, dua produk Oral B yang dibuat di Kolombia mengandung bakteri Burkholderia anthina. INVIMA mengatakan bakteri jenis ini tidak berbahaya bagi kesehatan manusia, namun kemungkinan akan menjangkiti mereka yang memiliki pertahanan tubuh lemah.

"Langkah ini merupakan upaya pencegahan setelah kami mendeteksi kemungkinan adanya mikroba dalam beberapa produk yang dihasilkan oleh salah satu brand kami," demikian pernyataan resmi P&G seperti dilansir ABS CBN News pada 16 Juli 2011. "Tidak ada produk Oral-B lain yang akan terpengaruh oleh penarikan ini."

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan: sejak Jumat pekan lalu, P&G mulai menarik produknya dari Indonesia. Langkah serupa ditempuh di beberapa negara lain, termasuk Kanada, Meksiko, Chile, Kolombia, Cina, Malaysia, dan Filipina.

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Prodruk Komplemen BPOM, Ruslan Aspan, mengatakan ada dua produk obat kumur yang ditarik. Itu adalah 'Oral-B Tooth and Gum Care Mouth Rinse' serta 'Oral-B Tooth and Gum Care Alcohol-Free Mouth Rinse'. Penarikan dilakukan P&G dengan sukarela.

"Mereka menariknya dari Indonesia karena adanya temuan bakteri dalam dua produk tersebut di Kanada dan Kolombia. Penarikan di Indonesia bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan," katanya .

Ruslan mengingatkan kedua jenis obat kumur ini masih banyak beredar di Indonesia. Sejak Desember 2010 hingga Juli 2011, obat kumur keluaran P&G yang beredar di negeri ini tercatat ada 80 ribu buah, sebagian masih berada di gudang. Soal penarikan, kata Ruslan, BPOM hanya melakukan pengawasan, sementara teknis pelaksanaannya diserahkan pada produsen.

"Sebelum P&G menarik produknya, mereka telah lebih dulu mengirim tiga kali surat pemberitahuan kepada BPOM. Perusahaan juga telah memasang iklan terkait penarikan produk itu," Ruslan menambahkan.

Ruslan menyatakan konsumen yang telah memakai obat kumur ini tak perlu khawatir. Sejauh ini, BPOM belum menerima laporan tentang berjangkitnya penyakit akibat bakteri itu. "Lagipula, distribusi produk yang tercemar bakteri seperti terjadi di Kanada dan Kolombia, tidak ada di Indonesia," dia memastikan.

Menurutnya, penarikan produk akibat kasus kontaminasi bakteri baru pertama kali ini terjadi. Dalam kasus-kasus sebelumnya, penarikan dikarenakan produk didapati mengandung bahan berbahaya seperti formalin, merkuri, dan lainnya. Umumnya yang ditarik adalah produk-produk kosmetik, makanan, dan minuman.

Bukan kasus pertama

Kasus kontaminasi bakteri pada produk P&G bukan kali ini saja terjadi. Pada Maret 2010 lalu, dua jenis keripik kentang Pringles dinyatakan positif tercemar Salmonella. Produk itu adalah 'Restaurant Cravers Cheeseburger' dan 'Family Faves Taco Night'. Kala itu, perusahaan menjamin hanya 1,5 persen dari produk itu yang diekspor ke seluruh dunia yang tercemar bakteri.

Laporan BPOM Amerika Serikat (FDA) menunjukkan, sumber penyebaran Salmonella berasal dari bumbu penyedap dan minyak nabati, yang terbuat dari protein nabati terhidrolisis (HVP), produksi Basic Food Flavors Inc. di Las Vegas. Untuk menghentikan distribusi keripik bermikroba, FDA melarang pabrik mengekspor produk pasta dan bubuk makanan olahan ini serta menarik produk tersebut dari pasar.

Terlepas dari cemaran bakteri pada obat kumur, Profesor Robin Seymour, dokter gigi dari Universitas Newscastle menjelaskan obat kumur umumnya mengandung sejumlah bahan yang dapat menimbulkan efek merugikan pada gigi dan gusi. Dalam penelitiannya, Seymour menemukan banyak obat kumur mengandung alkohol hingga 26 persen.

Kandungan alkohol ini membuat pengendapan mentol, ekaliptol dan timol yang bisa membantu menembus serta memecah plak. Namun, alkohol juga dapat menyebabkan kekeringan pada mulut dan menghancurkan lapisan lendir yang berfungsi menjaga kelembaban rongga mulut.

Bahan Clorohexidine dalam beberapa obat kumur juga disimpulkan dapat menimbulkan noda pada gigi setelah pemakaian selama beberapa hari. Seymour menyarankan, agar mengkonsumsi obat kumur bebas alkohol.

Yang lebih gawat, sebuah penelitian pada 2009 bahkan mengungkapkan kandungan etanol pada obat kumur menjadi salah satu zat penyebab kanker.