Minggu, 04 Desember 2011

Kaos Cerdas yang Bisa Memonitor Denyut Jantung dan Suhu Tubuh

img
(dok. dailymail)
Madrid, Untuk memonitor detak jantung, biasanya pasien harus berada di tempat tidur dengan beberapa kabel terhubung ke monitor. Kini hal itu bisa dilakukan sambil berjalan karena ilmuwan mengembangkan kaos cerdas yang bisa memonitor denyut jantung dan suhu tubuh.

Para ilmuwan di Spanyol telah berhasil mengembangkan T-shirt atau kaos cerdas yang dapat memantau denyut jantang dan suhu tubuh seseorang dengan baik. Kaos cerdas tersebut akan bisa dijual dalam enam bulan.

Kaos cerdas tersebut terbuat dari 'e-tekstil' konduktif yang memiliki elektroda terintegrasi ke kain. Bahan ini digunakan untuk mengukur denyut jantung seseorang dan bahkan bisa digunakan untuk EKG (elektrokardiogram).

Data mentah dikumpulkan oleh 'perangkat akuisisi' (acquisition device/AD) yang dikenakan di leher di bagian dalam T-shirt, kemudian mengirimkan secara nirkabel (wireless) ke sistem manajemen yang akan manfsirkan hasilnya.

AD juga berisi sebuah termometer yang menekan melawan kulit dan accelerometer, yang akan mengungkapkan suhu pasien saat berbaring atau duduk dan seberapa aktif mereka.

"Ide dari perangkat ini agar tidak mengganggu (non-intrusive). Pasien dapat memonitor denyut jantung tanpa kabel karena platform nirkabel, sehingga mereka bisa berada di tempat tidur atau berjalan-jalan seperti yang mereka inginkan," ungkap Jose Ignacio Moreno, dari Carlos III University di Madrid, seperti dilansir Dailymail.

Sistem ini juga memiliki alarm yang dapat disesuaikan dokter untuk setiap pasien sehingga memancarkan peringatan jika suhu atau denyut jantung meningkat ke tingkat yang berbahaya bagi pasien.

Kaos cerdans yang dikembangkan oleh perusahaan Textronics bahkan dapat dicuci untuk menjaga kualitas agar menghilangkan kuman rumah sakit. Kaos yang diberi nama 'Lobin healthcare-monitoring system' dikembangkan selama 18 bulan oleh empat perusahaan Spanyol dalam kemitraan dengan Jose Moreno, Gregorio Lopez dan Victor Custodio di Carlos III University, Madrid.

Kaos ini juga telah diuji coba tahun 2010 pada 5 pasien di Unit Kardiologi La Paz Hospital di Madrid. Para peneliti mengatakan percobaan tiga bulan menghasilkan hasil menjanjikan yang sebanding dengan monitor tradisional, selama pasien tidak melakukan gerakan tiba-tiba seperti melompat.

"Dalam jangka pendek T-shirt tidak bertujuan untuk menggantikan perangkat konvensional EKG. Namun, T-shirt dapat digunakan untuk memantau pasien dengan status waktu yang cukup lama," tutup Moreno.