Senin, 28 Mei 2012

Rumus Baru Agar Badan Selalu Langsing



imgCopenhagen, Ada banyak cara mudah untuk menurunkan berat badan, tapi yang sering menjadi masalah sebenarnya adalah menjaga berat badan agar selalu dalam kondisi ideal. Hasil studi terbesar dunia telah menemukan formula baru untuk membuat tubuh selalu langsing. Apakah itu?

Sebuah studi internasional terbesar dunia yang dilakukan pada lebih dari 900 orang dewasa dan 800 anak-anak dari 8 negara Eropa, menemukan formula baru yang paling efektif untuk dapat menurunkan berat badan dan membuat tubuh selalu langsing, yaitu dengan makan makanan tinggi protein atau diet rendah indeks glikemik (GI).

Dengan formula ini artinya orang bisa makan banyak daging tanpa lemak (lean meat), kacang-kacangan, produk susu rendah lemak dan sedikit makanan pati olahan, seperti roti dan nasi putih.

Indeks glikemik (GI) berlaku untuk karbohidrat dan merupakan ukuran seberapa cepat karbohidrat tersebut diubah menjadi glukosa. Semakin rendah GI, semakin lambat proses pencernaan dan semakin besar rasa kenyang yang diperoleh.

Diet rendah GI memungkinkan orang untuk makan sampai kenyang tanpa memperhitungkan kalori dan tanpa menaikkan berat badan.

"Temuan ini sebenarnya menyarankan tentang cara diet yang sudah ketinggalam zaman. Saya sendiri sebenarnya bermusuhan dengan GI, tapi saya sangat terkejut karena ternyata GI sama pentingnya dengan protein dalam menjaga berat badan," jelas Profesor Arne Astrup dari University of Copenhagen, yang memimpin penelitian, dilansir Independent.

Menurut Prof Astrup, diet tinggi protein telah dikenal sebagai cara untuk menurunkan berat badan, karena protein menunda pengosongan perut dan meningkatkan produksi insulin.

Dan dengan menambahkan karbohidrat dengan indeks glikemik rendah yang dicerna secara perlahan, maka orang akan merasa kenyang untuk jangka waktu yang lama.

"Motivasi adalah kunci utama dalam menjaga berat badan dan diet protein tinggi dan rendah GI memudahkannya untuk menurunkan berat badan dan menbua tubuh tetap langsing", jelas Prof Astrup lebih lanjut.

Contoh makanan yang rendah GI adalah sebagai berikut:

  1. Roti dan sereal gandum
  2. Hampir semua sayuran
  3. Buah-buahan seperti apel, pir dan jeruk rendah GI. Tapi anggur, buah kiwi dan melon tinggi GI karena mengandung banyak gula.
  4. Dark chocolate rendah GI, karena memperlambat penyerapan gula.
  5. Kentang panggang yang panas sebenarnya tinggi GI, tetapi ketika kentang panggang didinginkan maka akan membuat pati dicerna lebih lama sehingga rendah GI.

Dan contoh menu harian yang sesuai dengan diet rendah GI dan tinggi protein adalah sebagai berikut:

Menu sarapan
Susu rendah lemak, roti gandum dengan keju rendah lemak dan buah jeruk.

Menu makan siang
Roti gandum dengan daging tanpa lemak (lean meat) atau ayam, steak tuna dengan saus tomat dan sayuran.

Menu makan malam
Kalkun tumis, sayuran, pasta gandum, salad alpukat dengan keju feta (keju Yunani yang biasanya dibuat dari susu kambing.