Rabu, 20 Juli 2011

Merencanakan Kamar Mandi Dengan Konsep Terbuka (Open Air Bathroom)


Tahukah ada bahwa desain kamar mandi tak melulu berupa ruangan segi empat yang berisi bak mandi dan closet? Ada banyak desain kamar mandi yang bisa menjadi pilihan anda saat ini, bahkan ada desain kamar mandi yang mendekati suasana kampung alias pedesaan. Berubahnya desain kamar mandi mengiringi perubahan gaya hidup serta kebutuhan. Bagi anda yang tinggal di kawasan perkotaan yang padat, rasanya tidak berlebihan jika anda membutuhkan sebuah tempat yang nyaman sekedar untuk mengasingkan diri dan bersantai sejenak.

Kamar mandi bisa menjadi pilihan anda, tentunya dengan terlebih dulu mendesainnya sesuai dengan konsep yang anda inginkan. Jika kamar mandi adalah tempat yang paling pas bagi anda untuk bersantai dan melepas lelah, maka anda harus membayangkannya sebagai tempat yang paling nyaman dalam rumah anda. Bayangkan jika anda sedang bersantai dan rileks dengan mendengarkan suara gemericik air dan semilirnya angin segar yang merembes masuk ke kamar mandi anda. Anda bisa mengkonsepkan kamar mandi idaman anda dengan memanfaatkan suasana alam tropis yang hangat dengan penataan bahan-bahan alami berupa kayu atau batuan alam.

Anda bisa membuat kamar mandi yang terbuka atau setengah terbuka dengan penataan taman tropis di dalamnya. Suasana segar dan nyaman ini bisa mendukung aktifitas relaksasi anda. Keuntungan dari kamar mandi model terbuka (open air bathroom) adalah suasana yang ditimbulkan ketika mandi adalah serasa mandi di alam, dan pastinya terasa lebih segar. Kamar mandi dengan konsep open air bathroom memungkinkan sirkulasi udara sangat bebas mengalir masuk kedalam wilayah kamar mandi. Kesegaran ketika kita mandi akan melepaskan kita dari stress akibat rutinitas sehari-hari. Selain itu juga dapat memberikan keseimbangan bagi tubuh maupun pikiran.

Pada kamar mandi dengan konsep open air bathroom suasana alam bener-benar terasa, jika siang sinar matahari langsung masuk kedalam area kamar mandi, jika malam sinar bulan dan udara malam membuat kamar mandi terasa dingin dan jauh dari kesan sumpek. Area luar dan dalam bangunan seperti menyatu tanpa adanya pembatas, karena kamar mandi dengan konsep open air bathroom kebanyakan dibuat tanpa atap. Beberapa private residence atau villa menggunakan kamar mandi dengan konsep open air bathroom untuk meningkatkan eksotisme bangunan dan kesan homey pada bangunannya.

Berikut beberapa hal yang bisa dipertimbangkan dalam merencanakan kamar mandi dengan konsep terbuka (open air bathroom):

  • Penataan ruang dan pengisi ruang kamar mandi dibuat simple dan tidak terkesan kaku layaknya kamar mandi konvensional.
  • Kerapian penataan aksesoris harus tetap terjaga, sediakan wadah-wadah kecil (toiletress) untuk perlengkapan mandi seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun mandi dan sebagainya.
  • Kombinasi warna dengan menggunakan dua atau tiga warna saja, kombinasi warna ini akan menghadirkan kesan netral, monokromatis bahkan elegan. Pertimbangkan komposisi warna alami atau motif alam seperti warna coklat kayu, hijau daun, putih kekuningan seperti pasir.
  • Selain kombinasi warna perhatikan pula tekstur yang timbul dari penggunaan bahan untuk lantai, dinding, langit-langit dan sanitari beserta aksesoris lainnya.
  • Penggunaan material dapat dipilih material yang teksturnya agak kasar seperti material batu alam (paras, batu candi, dsb), kayu, bambu, bata ekspose, gerabah, dsb. Kesan tenang dihadirkan melalui warna-warna alami/natural dan bentuk yang tidak rumit.
  • Gunakan elemen sanitair sebagai salah satu daya tarik. Upayakan elemen lain sebagai pendukung sehingga komposisi menjadi menarik. Biasanya bak mandi dan shower yang ditanam didinding kamar mandi (wall mounted shower) dipakai sebagai salah satu daya tarik, dengan memberikan hiasan pada dinding, pencahayaan spot light, atau pernak-pernik lainnya seperti kerikil, peebles, pijakan kaki dari mortar, gentong air+gayung dari batok kelapa, pot tanaman dari gerabah dan diisi tanaman seperti talas, dsb.
  • Pencahayaan baik buatan maupun alami merupakan salah satu hal yang penting dalam perencanaan kamar mandi konvesnional maupun open air bathroom. Jika memungkinkan kamar mandi haruslah mendapat terang matahari sepanjang hari dan setelah gelap harus memenuhi persyaratan pencahayaan buatan yang fungsional. Jika konsepnya open sky bathroom, gunakan kaca sebagai pengaman namun tetap mendapatkan cahaya rembulan diwaktu malam. Tambahkan pencahayaan buatan dari lampu pada sudut atau titik tertentu untuk mengantisipasi jika intensitas cahaya dari alam dirasakan kurang.

Untuk mendapatkan kamar mandi dengan suasana yang terbuka, alami namun tetap menyatu dengan ruang lainnya, kita bisa menempatkan kamar mandi dengan konsep open air bathroom dibagian tengah rumah. Kamar mandi dengan konsep terbuka bisa saja digabungkan dengan taman didalam rumah, kamar mandi dan taman ditengah rumah bisa disatukan dengan kamar tidur utama. Atau kamar mandi dengan konsep open air bathroom+walk in closet disatukan dengan kamar tidur utama, kemudian inner courtyard disatukan dengan great living room tempat dimana keluarga besar biasanya berkumpul.

Bisakah anda membayangkan bagaimana nyamannya? Jika anda ingin memposisikan kamar mandi dengan konsep open air bathroom menyatu dengan kamar tidur, perhatikan aspek keamanannya. Kalau bisa ada pintu yang kontrol buka-tutupnya dari dalam kamar tidur anda. Anda bisa membuat ruang penghubung antara kamar mandi dengan kamar tidur, misalnya menempatkan walk in closet atau storage diantara kamar mandi dan kamar tidur anda.

Kekurangan kamar mandi dengan konsep open air bathroom yang paling utama adalah dari sisi keamanan. Konsep open air bathroom adalah kamar mandi betul-betul dibuat tanpa atap sama sekali. Sehingga dikhawatirkan ada pihak atau orang lain yang mencoba masuk kedalam rumah tanpa sekehendak pemilik rumah. Ini yang harus dipertimbangkan ulang. Apakah murni tanpa atap? Atau menggunakan atap tembus pandang sehingga kesan terbuka tetap ada tetapi keamanan juga dipertimbangkan (open sky bathroom), menggunakan teralis atau kisi-kisi kayu pada bagian atas kamar mandi sebagai pengaman, atau meletakkan area kamar mandi diluar dari rumah induk sehingga privasi dan keamanan penghuni rumah tetap terjaga.

Selain masalah kemanan masalah kebersihan juga harus diperhatikan, karena sifatnya yang terbuka maka beraneka organisme mungkin bisa masuk kedalam area kamar mandi, misalnya: semut, aneka serangga lain, nyamuk, tikus, dsb. Konsekwensi dari kamar mandi dengan konsep open air bathroom ini adalah anda harus membersihkan kamar mandi dan penampungan airnya lebih sering dibanding kamar mandi tertutup.